• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Sabtu, 18 Januari 2014

Jenis & Karakteristik Motor Yang Digunakan Pada UPS Rotary

          Dalam sistem UPS rotary motor AC digunakan untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik yang selanjutnya digunakan untuk menggerakan roda gila dan generator AC. Selain menggunakan jenis motor ac yaitu motor sinkron dan motor induksi dapat juga menggunakan jenis motor DC dalam sistem UPS rotary dengan penyimpanan baterai untuk daya back-up.

1. Motor Induksi
          Motor induksi merupakan jenis motor yang menggunakan jenis rotor sangkar. Biasanya yang relevan digunakan dalam aplikasi UPS rotary adalah jenis motor rotor sangkar 3 fase yang mempunyai karakteristik sebagai berikut. Kecepatan motor pada dasarnya sebanding dengan frekuensi catu daya. Kecepatan motor tergantung pada tingkat beban. Untuk motor dengan 5 persen slip, kecepatan akan naik hingga 5 persen dari kecepatan nominal mulai dari keadaan berbeban hingga tidak berbeban. Variasi kecepatan akan rendah jika slip motor rendah. Ketika start awal, motor menarik arus starting sebesar 6,5 kali arus nominal dalam jangka waktu 2-10 detik atau lebih tergantung pada inersia beban. Sedangkan faktor daya motor induksi rotor sangkar sekitar 0,8 lagging.

2. Motor Sinkron
          Motor sinkron 3 fase yang relevan dalam aplikasi UPS rotary mempunyai karakteristik sebagai berikut. Kecepatan motor tidak tergantung pada beban dan berbanding lurus dengan frekuensi catu daya. Arus starting dan durasi starting dari motor sinkron adalah sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan motor induksi. Motor sinkron yang digunakan dapat berupa motor dengan penguatan sendiri (self-excited) ataupun penguatan luar (eksternal-excited). Faktor daya motor sinkron dapat diubah dari tertinggal (lagging) menjadi mendahului (leading) dengan cara mengatur/menyesuaikan medan/arus penguatan.

3. Motor DC
          Motor DC jika diklasifikasikan menurut metode eksitasi yang digunakan antara lain adalah motor penguat shunt, motor penguat seri, dan motor penguat compoun. Motor dc penguat shunt adalah motor yang paling cocok digunakan dalam aplikasi UPS rotary dan memiliki karakteristik sebagai berikut. Kecepatan motor tergantung pada tingkat beban. Kecepatan motor dapat menurunkan hingga 5 persen dari kecepatan nominal mulai dari  tidak ada beban hingga beban nominal. Kecepatan motor dapat dengan mudah disesuaikan dengan memvariasikan arus medan shunt melalui penggunaan seabuah rheostat. Motor dapat dioperasikan sebagai generator dengan menerapkan input mekanik ke porosnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar