• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Jumat, 04 Oktober 2013

Prosedur Pengukuran/Pengujian Tahanan Isolasi Dengan Megger

PROSEDUR PENGUKURAN/PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI DENGAN MENGGUNAKAN MEGGER (MEGA OHM) ANALOG

          Tahanan isolasi adalah tahanan yang terdapat diantara dua kawat saluran (kabel) yang diisolasi satu sama lain atau tahanan antara satu kawat saluran dengan tanah (ground). Pengukuran tahanan isolasi digunakan untuk memeriksa status isolasi rangkaian dan perlengkapan listrik, sebagai dasar pengendalian keselamatan. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur atau menguji tahanan isolasi suatu kabel adalah Megger (MegaOhm). Secara prinsip mengger terdiri dari dua kumparan V dan C yang ditempatkan secara menyilang seperti terlihat pada gambar1 di bawah ini. Kumparan V merupakan besarnya arus yang mengalir adalah E/Rp dan kumparan C merupakan besarnya arus yang mengalir adalah E/Rx. Rx adalah tahanan yang akan diukur. Jarum dapat bergerak disebabkan oleh perbandingan dari kedua arus, yaitu sebanding dengan Rp/Rx atau berbanding terbalik terhadap tahanan yang akan diukur.

Gambar 1. Diagram rangkaian sebuah Megger (MegaOhm)

          Variasi tegangan tidak akan berpengaruh banyak terhadap harga pembacaan, karena hasilnya tidak ditentukan dari sumber tegangan arus searah. Sumber tegangan arus searah adalah sumber tegangan tinggi, yang dihasilkan dari pembangkit yang diputar dengan tangan. Umumnya tegangannya adalah 100 V, 250 V, 500 V, 1000 V atau 2000 V. Sedangkan daerah pengukuran yang efektif adalah 0,02 sampai 20 MegaOhm dan 5 sampai 5.000 MegaOhm. Tetapi pada sekarang pengujian tahanan isolasi menggunakan sumber tegangan tinggi dari tegangan tetap sebesar 100 V sampai 1.000 V yang didapat dari baterai sebesar 8  V sampai 12 V dan disebut Megger dengan baterai (lihat gambar 2). Alat ini membangkitkan tegangan tinggi lebih stabil dibanding dengan yang menggunakan generatar diputar dengan tangan.

Gambar 2. Konstruksi Megger menggunakan baterai

          Seperti yang ditunjukkan pada gambar 2, bagian-bagian external megger ini dijelaskan sebagai berikut:
(1) Jarum penunjuk
(2) Kaca, difungsikan untuk mengeliminir kesalahan parallax dalam pembacaan.
(3) Skala
(4) Check baterai
(5) Tombol pengaktif meter
(6) Lubang line untuk colok oranye dan lubang earth untuk colok hitam
(7) Probe meter dengan penjepit
(8) Probe meter runcing, juga sebagai pencolok pengecekan beterai.

A. Pengukuran Tahanan Isolasi
          Pengukuran tahanan isolasi untuk perlengkapan listrik dapat menggunakan megger, yang mana pengoperasiannya pada waktu perlengkapan rangkaian listrik tidak bekerja atau tidak dialiri arus listrik. Secara umum bahan isolasi yang digunakan sebagai pelindung dalam saluran listrik atau sebagai pengisolir bagian satu dengan bagian lainnya harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Harga tahanan isolasi
antara dua saluran kawat pada peralatan listrik ditetapkan paling sedikit adalah 1000 x harga tegangan kerjanya. Misal tegangan yang digunakan adalah 220 V, maka besarnya tahanan isolasi minimal sebesar : 1000 x 220 = 220.000 Ohm atau 220 KOhm. Ini berarti arus yang diizinkan di dalam tahanan isolasi 1 mA/V. Apabila hasil pengukuran nilai lebih rendah dari syarat minimum yang sudah ditentukan, maka saluran/kawat tersebut kurang baik dan tidak dibenarkan kalau digunakan. Waktu melakukan pengukuran tahanan isolasi gunakan tegangan arus searah (DC) sebesar 100 V atau lebih, hal ini dimaksudkan untuk dapat mengalirkan arus yang cukup besar dalam tahanan isolasi. Di samping untuk menentukan besarnya tahanan isolasi, nilai tegangan ukur yang tinggi juga untuk menentukan kekuatan bahan isolasi dari saluran yang akan digunakan. Walaupun bahan-bahan isolasi yang digunakan cukup baik dan mempunyai tahanan isolasi yang tinggi, tetapi masih ada tempat-tempat yang lemah lapisan isolasinya, maka perlu dilakukan pengukuran.

B. Prosedur Pengujian Tahanan Isolasi
          Sebelum menggunakan alat pengujian tahanan isolasi perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan pengecekan kondisi batere megger dengan menghubungkan colokan oranye ke line dan B check (lihat gambar 3). Baterai masih dalam kondisi baik, jika jarum menunjuk pada tanda huruf B di peraga megger (lihat gambar 4).

Gambar 3. Pengecekan kondisi bateray megger

Gambar 4. Bateray dalam kondisi masih baik

2. Meter siap digunakan, dengan menghubungkan colokan oranye ke lubang line dan colokan hitam ke lubang earth (lihat gambar 5).

Gambar 5. Megger siap digunakan

3. Yakinkan bahwa kawat/kabel yang akan diukur tahanan isolasinya tidak terhubung dengan sumber tegangan (tidak berarus).
4. Hubungkan colokan oranye dan colokan hitam dengan ujung-ujung kawat/kabel yang akan diukur tahanan isolasinya, kemudian tekan tombol pengaktif megger dan baca penunjukkan jarum (lihat gambar 6).

Gambar 6. Mengukur/menguji tahanan isoasi kabel

C. Pengujian Tahanan Isolasi Pada Instalasi Listrik
          Jika kawat/kabel listrik terdiri dari dua kawat saluran misal kawat fasa (P) dan kawat netral (N), maka tahanan isolasinya adalah : 
(1) antara kawat fasa (P) dengan kawat netral (N),
(2) antara kawat fasa (P) dengan tanah (G), 
(3) antara kawat netral (N) dengan tanah (G). 
          Pada saat melakukan pengukuran tahanan isolasi antara fasa (P) dan netral (N), hal pokok yang perlu diperhatikan adalah memutus atau membuka semua alat pemakai arus yang terpasang secara paralel pada saluran tersebut, seperti lampu-lampu, motormotor, voltmeter, dan sebagainya. Sebaliknya semua alat pemutus seperti : kontak, penyambung-penyambung, dan sebagainya yang tersambung secara seri harus ditutup.

Gambar 7. Pengujian tahanan isolasi antara fasa (P) dengan netral (N)

          Di samping digunakan untuk mengetahui keadaan tahanan isolasi, juga untuk mengetahui kebenaran sambungan yang ada pada instalasi. Jika terjadi sambungan yang salah atau hubung singkat dapat segera diketahui dan diperbaiki. Gambar 8 dan 9 di bawah ini mencontohkan pengujian tahanan isolasi pada instalasi listrik bangunan baru.

Gambar 8. Pengujian tahanan isolasi antara fasa (P) dengan tanah (G)

Gambar 9. Pengujian tahanan isolasi antara netral (N) dengan tanah (G)

Sedangkan untuk pengujian tahanan isolasi antara jaringan instalasi dengan tanah/ground (G), hal pokok yang perlu diperhatikan adalah memasang semua alat pemakai arus yang terpasang secara paralel pada saluran tersebut, seperti lampu-lampu, motormotor, voltmeter, dan sebagainya. Semua alat pemutus seperti : kontak, penyambung-penyambung, dan sebagainya yang tersambung secara seri harus ditutup.

Gambar 10. Pengujian tahanan isolasi antara instalasi dengan tanah (G)

40 komentar:

  1. nilai minimum :

    1000 Ohm (1 kOhm) setiap 1 Volt tegangan Kerja
    Jika tegangan kerja 220 V, berarti minimum tahanan isolasi adalah

    1000 Ohm x 220 = 220000 Ohm atau 220 kOhm

    BalasHapus
  2. gan, kenapa pada saat fasa dan netral semuanya dilepas dan kenapa pada saat ground semuanya malah dipasang? tujuan dan prinsip dasarnya gimana? trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada saat pengukuran tahanan isolasi antara fasa atau netral dengan ground semua saklar dan beban dilepas agar tidak ada kontak antara kabel fasa atau netral dengan tanah melalui beban yang digoundkan. Sedangkan pada saat pengukuran tahanan isolasi antara instalasi dengan gound semua saklar dan beban ditutup agar terdeteksi jika terjadi kebocorn arus dari instalasi ke tanah.

      Hapus
    2. Pak Margiono, mohon jawabannya. Apa perbedaan antara pengukuran isolasi antara phasa atau netral dengan ground dengan pengukuran tahanan isolasi antara INSTALASI dengan ground.. makasih banyak pak sebelumnya.

      Hapus
    3. Perbedaannya pada kabel instalasi yang diukur tahanan isolasinya, kabel untuk phasa dan kabel untuk netral kan masing-masing (berbeda)

      Hapus
  3. Gan..!! untuk fase atau netral dgn grounding, yg colokan grounding dihubungkan kmn?, trus yg installasi dgn grounding colokan installasinya menggunakan kabel fase test megger, trus yg installasi di hubungkan ke kabel mana Netral ap fasa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. colokan earth dihubungkan ke tanah, trus yang colokan line dihubungkan ke salah satu kabel instalasi boleh kabel fasa atau netral

      Hapus
  4. gan,untuk tahanan isolasi klo dari phasa ke netral ukuran bagusnya (layak pakai), tetep 220K atau biasanya lebih kecil

    BalasHapus
    Balasan
    1. itukan minimum berarti palaing kecil, kalau di bawah itu berarti belum memenuhi syarat

      Hapus
  5. Gan maaf sy masih bingung, mengenai ketika pengukuran antara fasa P dgn N maka semua kontak /pemutus atau yg lain'y yg terhubung secara seri harus ditutup, maksud ditutup ini apa saklar di kondisi on atau off?

    & juga ketika pengukuran antara installasi dengan earth/ground knp sama juga kontak2nya ditutup, padahal dilihat dri gambar Agan ini yg tersambung Seri ada yg diberi silang & ada yg tdk.. sy bingung itu maksud'y bagaimana Gan?.

    kan penjelasan Agan ini pengetesan antara P&N juga instalasi & E .. semua kontak2 yg seri sama2 ditutup dari dua pengetesan itu, tapi kenapa gambar ada yg di SILANG & ada yg tdk kontak2 yg terpasang secara Seri tersebut ?

    Mohon penjelasan'y ya Gan karena sy masih awam :)

    Terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. - Maksud ditutup itu dihubungkan atau di-on-kan
      - Tanda silang dalam lingkaran itu simbol lampu lebih dari satu, sedangkan lingkaran yg gak diberi silang itu simbol hanya sebuah lampu,
      - Sebaiknya belajar lagi simbol-simbol listrik bro....

      Hapus
  6. Nah klo dlm ruangan bgmn cara pentanahan'y ga?.. oiya gan tolong jelaskan jg secara lengkap cara penggroundingan untuk membuang daya sisa ketika instalasi/panel di off kan?

    Mohon jwb'n nya?

    BalasHapus
  7. Ya sama saja, dalam ruangan kan ada lantai yg terhubung ke tanah. Daya sisa itu biasanya tersimpan dalam kapasitor yang terhubung ke beban, tapi kalau beban sudah diputus berarti pada jaringan instalasi tidak ada lagi daya sisa.

    BalasHapus
  8. Kalo data pengukuran isolasi trafo 13,8 kv ada nggak om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada dibahas dalam buku "Merancang dan Membuat Trafo Daya Kecil", silahkan baca di buku tersebut

      Hapus
  9. Kalau untuk yang 3 fasa gmna gan??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama aja dengan pengukuran tahanan isolasi pada jaringan 1 fasa, cuman pada jaringan 3 fasa ada tiga kabel phasa yang harus diukur yaitu phasa R, S dan T. Kalau pada jaringan1 fasa kan hanya 1 kabel phasa

      Hapus
  10. Ukuran penampang minimal hantaran pentanahan tembaga tanpa pelindung mekanis berapa min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jelasnya lihat daftar atau tabelnya di PUIL-2000

      Hapus
  11. Pak besar tahanan isolasi kabel instalasi yg diperbolehkan menurut PUIL itu brp?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba scrool ke atas disitu ada jawabannya

      Hapus
  12. Pak. Mugiono, kalau megger apakah ujung kabel yang satu dengan yang lain perlu d lepas semua, maksudnya ujung kabel satu d lepas dr instalasi lampu yg sdh terpasang, dan ujung kabel satunya lagi juga d lepas dr mcb, apa salah satu saja yg harus lepas,
    dan apakah bisa kalau tanpa d lepas, apakah bisa kalau salah satu saja yg d lepas, yaitu yg di mcb saja yg lepas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kedua kabel harus dilepas dari sumber dan dari beban, seperti terlihat pada gambar-gambar di atas

      Hapus
  13. Pengujian karakteristik beban listrik gimana ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengujian karateristik beban listrik lain lagi alat ukurnya, untuk beban resistif, induktif atau kapasitif biasanya menggunakan osiloskop.

      Hapus
  14. numpang tanya pak. Kalau panel tegangan menengah itu tegangan yang masuk dc ataukah ac? lalu apakah ada perbedaan antara pengujian tahanan isolasi dengan sumber dc dengan sumber ac? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya yang disuplai pada panel tegangan menengah adalah AC,tetapi kalau memang diperlukan bisa saja disuplai dengan DC. Tidak ada perbedaan pengujian tahanan isolasi antara kabel AC dan kabel DC(prosedurnya sama).

      Hapus
  15. Mohon petunjuk dan koreksi: sesuai gmbr.7
    apabila yg di uji lampu TL/Neon.
    thp1.matikan power dr panel LV.
    thp2.neon apakah perlu dilepas. sedangkan mau megger ph+netral. apakah neon tidak rusak. pd gmbr.7 voltmeter tidak dilepas apakah akan rusak atau tidak sedang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya semua beban listrik harus dilepas termasuk alat ukur voltmeter, kecuali batas ukur voltmeter tersebut sesuai dengan tegangan megger

      Hapus
  16. Pak mau tanya, kenapa pengukuran tahanan isolasi dari 1 menit ke 10 menit nilainya menjadi lebih besar? Dan kenapa pengukuran kipas trafo, satunya disambung pada kontaktor dan satunya lagi di body tempat kontaktornya? Itu untuk mengetahui isolasi yg dimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Perubahan nilai tahanan itu akibat pengaruh suhu, karena semakin lama isolasi kabel semakin panas.
      2. Untuk mengetahui tahanan isolasi body kontaktor, apakah ada kebocoran isolasi atau tidak.

      Hapus
  17. Maaf pak mohon koreksi kalau salah, dari hasil nilai nominal yang dijelaskan pada pembahasan diatas tidak ada memperhitungkan panjang dari cabel itu sendiri. apakah sama nilai nominalnya jika panjang cable berbeda soalnya banyak perusahan yang memakai standar IEEE untuk Minimum Acceptance Insulation Resistance Value yaitu dengan rumus 1000(KV+1)/(L/0,3048) dengan KV : Cable Voltage Rate Rating, L : Length Of Cable in meter

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya anda benar, klu mnggunakan standar IEEE memang diperhitungkan scara detil spt demikian. Penjelasan saya diatas hnya scara garis besar berdasarkan PUIL 2000

      Hapus
  18. Pak mau tanya, bagaimana cara mengukur tahanan isolasi koduktor/penghantar 150kV jika masih terdapat induksi (cara yg dilakukan menggrounding utk beberapa saat namun induksi tetap ada dikarnakan konduktor sisi sebelahnya bertegangan). Alat ukur yg digunakan tersedia "guard" tapi blm paham cara menggunakannya. Mohon jawabannya pak terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. syarat mengukur tahanan isolasi jaringan harus tidak bertegangan atau sumber tegangan listrik harus dimatikan. jadi klu masih bertegangan hasilnya tidak akan akurat

      Hapus
  19. Om mau tanya kenapa hasil pengukuran tahan isolasi 3 fasa dri menit ke 1 sampai menit ke 10 hasil ukur semakin naik?? Dikarenakan faktor apa ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. faktor panas juga bisa mempengaruhi besar tahanan

      Hapus
  20. Salam Sejahtera,

    Kami PT. Mektan Babakan Tujuh Utama
    Perusahaan Suplaier Pengadaan Barang
    Kontraktor, Pelaksanaan Bangunan Teknik Sipil
    Konsultan Rekayasa Teknik Sipil
    Fakultas Teknik Jurusan Sipil
    Politeknik Bangunan
    SMK jurusan Bangunan/Teknologi

    Perusahaan jasa Laboratorium Geoteknik
    Dinas Pekerjaan Umum
    Kabupaten, Kota, Dan Provinsi
    Bina Marga, Pengairan dan Cipta Karya

    HUBUNGI KAMI DI :

    PT.Mektan Babakan Tujuh Utama
    Jl. Raya Batujajar Blok. A No.1, Puspa Regency, Bandung Barat 40561
    022-686.6302
    081.220.636.447/0878.2553.3347

    Email :
    Mektan1974@yahoo.com
    mbtoriginal@yahoo.com

    Website :
    www.mektan.com
    www.mbtoriginal.com
    www.alatlabsipil.com

    BalasHapus
  21. Pak mau tanya menghitung tahanan isolasi pada trafo apa sama caranya dengan yang diatas?

    BalasHapus
  22. Ya sama, tapi klu utk trafo tah minimal per volt standardnya lebih tinggi sekitar 5000 ohn per volt teg kerja

    BalasHapus