• Home
  • About Me
  • Photo
  • Video
  • E-Book

Jumat, 17 Oktober 2014

Membuat Antena Dari Wajan (Wajanbolic) Dengan Wifi USB Adapter

          Sobat blogger yang berbahagia, bahasan tentang antena parabola sebagai penerima sinyal TV satelit kita cukupkan sampai disini, mengingat buku yang membahas tentang pembuatan dan perakitan antena parbola telah diterbitkan, sehingga bagi sobat blogger yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang teknik pembuatan dan perakitan antena parabola bisa membaca buku tersebut. Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang cara membuat antena dari wajan sebagai penerima sinyal internet atau biasa disebut dengan antena Wajanbolic. Perlu sobat blogger ketahui bahwa fungsi dari Antena Wajanbolic adalah untuk menerima dan mengumpulkan atau menfokuskan sinyal internet, dengan demikian jika kita salah memasang dan meletakannya maka kita tidak akan mendapatkan sinyal.internet seperti yang kita harapkan, jadi kita harus bisa memposisikannya dengan baik dan benar. Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dengan antena parabolic yang sesungguhnya. 
         Dalam hal ini dibuat Antena Wajanbolic dengan Wifi USB Adapter dengan pertimbangan:
1. Tidak perlu pekerjaan penyolderan kabel dan konektor,
2. Tidak ada pekerjaan modifikasi pada system RF sehingga tidak perlu khawatir dengan masalah SWR,
3. Tidak perlu bongkar casing PC dalam instalasinya seperti jika menggunakan Wifi PCI Adapter,
4. Tidak perlu power supply external, karena power supply Wifi diambil dari port USB PC Desktop atau notebook sehingga memudahkan pada saat outdoor live test menggunakan notebook,
5. Operasional koneksi ke AP cukup mudah.

          Beberapa kekurangan antena Wajanbolic antara lain sebagai berikut :
1. Oleh karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat,
2. Untuk keperluan outdoor diperlukan USB Active Extension Cable beberapa segmen sehingga untuk panjang kabel tertentu harga kabel menjadi lebih mahal dari Wifi USB.

          Yang melatarbelakangi ide pembuatan antena wajanbolic tersebut antara lain antara lain sebagai berikut :
1. Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard pada umumnya..
2. Antena eksternal High Gain yang beredar dipasaran harganya relative mahal.
3. Banyak barang-barang bekas yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara yang mudah dan biaya yang relative murah.
4. Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan antena Wajanbolic adalah kurang dari Rp 150.000. Bandingkan jika sobat blogger harus membeli antenna Grid 24 db, yang buatan lokal saja harganya mencapai Rp 550.000 lebih sedangkan yang import harganya bisa mencapai Rp 1.100.000 lebih. Atau membeli antenna grid local yang harganya Rp 250.000, sedangkan yang import harganya bisa mencapai Rp 350.000 lebih.

          Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat antena wajanbolic adalah sebagai berikut:
1. Wajan aluminium minimal berdiameter 36 cm (semakin besar diameternya semakin bagus).
2. Pipa PVC (Paralon) tipis berdiameter 3 cm sepanjang 1 meter.
3. Doff berdiameter 3 cm (tutup pipa PVC/Paralon) sebanyak 2 buah.
4. Aluminium foil.
5. Baut + dan mur ukuran 12 inchi atau 14 inchi.
6. N Connector female.
7. Kawat tembaga no. 3.
8. Double tape dan lakban.
9. USB Wifi Adapter + kabel USB + CD driver
10. Wireless Access Point
11. Besi plat bentuk L
12.  Baut U 1 inchi sebanyak 1 buah
13. Lem pipa atau Lem karet
14. Silicon rubber

          Sedangkan peralatan yang diperlukan untuk membuat antena wajanbolic adalah sebagai berikut :
1. Penggaris.
2. Pisau / Cutter.
3. Solder dan kawat timah.
4. Gergaji besi.
5. Tang dan Obeng
6. Mesin bor atau hand drill.
7. Kabel extender.
8. Kikir bulat dan datar.
9. Kunci shock.
10.  Tower antena 2 ~ 3 meter
11. Notebook.

          Langkah-langkah pembuatan antena wajanbolic ini dapat diuraikan sebagai berikut: 
Pembuatan Antena Wajanbolic :
1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14 inchi, cukup satu lubang saja.
3. Ukur diameter wajan, kedalaman wajan dan feeder/titik focus. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1. Titik akses antena wajanbolic

Contoh :
Dish wajanbolic dengan D = 70 cm, d = 20 cm, maka jarak titik focus dari pusat dish adalah 
F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15,3 cm.

4. Pada titik focus tersebut dipasang ujung feeder, agar mendapatkan gain maksimum dengan cara :
a.   Potong pipa PVC (Paralon) sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feedernya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feedernya gunakan rumus di atas.
b.    Beri lubang pada bagian pipa PVC (paralon) untuk meletakkan N Connector.
c.   Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil perhitungan di atas. Dan sambungkan atau solderkan pada N Connector yang telah di siapkan.
d.  Bungkus pipa PVC (Paralon) dengan aluminium foil pada daerah selain feeder, kalau aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkannya bisa menggunakan double tape.
e.    Kemudian pasangkan N connector pada pipa PVC (Paralon) yang telah dilubangi tadi.
f.    Pada bagian doff (tutup pipa PVC/paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus diberi aluminium foil, sedangkan doff yang dipasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil.
g.   Setelah itu pasangkan doff  yang telah dilapisi aluminium foil tersebut pada ujung pipa PVC (Paralon) yang berdekatan dengan N Connector..
h.  Kemudian, wajan yang telah dilubangi tadi dipasangkan doff satunya lagi (yang tidak dilapisi dengan aluminium foil), sebelumnya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran baut yang sudah disiapkan, dan kencangkan secukupnya.
i.   Selanjutnya tinggal pasangkan pipa PVC (paralon) tadi ke wajan yang sudah dipasang doff.
j.  Antena Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.

Gambar 2. Bagian-bagian antena wajanbolic

Pengetesan antenna wajan bolic :
1.  Install driver.
2.  USB Wifi tidak terpasang ke port USB Notebook/PC.
3.  Masukkan CD driver dan ikuti langkah-langkah instalasi sampai selesai.
4.  Hubungkan kabel USB Wifi ke port USB Notebook melalui kabel USB.
5.  Jika USB Wifi sudah terdeteksi berarti instalasi berhasil.

Test koneksi ke remote AP :
1.  Lakukan scan AP
2.  Mencoba konek ke AP yang berhasil di scan.
3.  Mengamati Signal Strength dan Link Quality.
4.  Menset IP USB Wifi sesuai dengan IP-nya AP.
5.  Mencoba test ping ke AP.
6.  Mengamati hasil tes ping

Test Ping vs Channel AP :
1.  Men-set AP pada channel 1 (IP Address tetap).
2.  Melakukan scan dan konek pada Wifi USB ke AP channel 1.
3.  Melakukan test ping ke AP dan mengamati hasilnya.
4.  Mengulangi langkah 1 s/d 3 untuk AP dengan channel 6 dan 11.
5.  Membandingkan hasil test ping untuk ketiga channel.

Pengukuran signal strength menggunakan Netstumbler :
1.  Aktifkan program Netstumbler.
2.  Pilih AP yang di-detect.
3.  Amati level sinyal (…. dBm) pada tampilan Netstumbler.
4. Ulangi langkah di atas menggunakan USB Wifi yang tidak terpasang pada antenna Wajanbolic.
5.  Bandingkan hasilnya.

Gambar 3. Antena wajanbolic yang sudah siap digunakan

Selasa, 14 Oktober 2014

Buku Teknik Pembuatan dan Perakitan Antena Parabola

          Dengan memanjatkan alhamdulillah dan puji syukur kehadirat Allah s.w.t. yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya, maka buku yang berjudul “Teknik Perakitan Antena Parabola” ini dapat tersusun. Harapan kami, buku ini dapat membantu dalam memperkaya dan meningkatkan pengetahuan siswa SMK pada khususnya dan para pembaca sekalian pada umumnya dalam bidang teknik listrik dan teknik elektronika sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini.
              Isi buku ini kami susun tidak semata-mata hanya berdasarkan materi pelajaran yang diajarkan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelompok Teknologi dan Rekayasa, tetapi ada beberapa tambahan materi yang kami rasa sangat berguna bagi para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelompok Teknologi dan Rekayasa tersebut dalam memperkaya dan meningkatkan pengetahuan tentang teknik perakitan antena parabola, mulai dari cara pembuatan dish parabola, penentuan kelengkungan dish dan titik fokus, pemasangan feet horn, LNB, receiver, actuator dan antena positioner, cara tracking antena parabola, cara setting (memprogram) receiver parabola, cara menekan biaya pembuatan antena parabola hingga cara mengoptimalkan kwalitas gambar dan suara.
            Sekali lagi mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat bagi para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelompok Teknologi dan Rekayasa, sekaligus juga bermanfaat bagi para pembaca sekalian yang ingin mengetahui seluk beluk perakitan antena parabola. Sehingga para siswa SMK atau para pembaca mempunyai bekal untuk berwirausaha di bidang industri pembuatan dan perakitan antena parabola atau paling tidak mempunyai bekal dalam membuat dan merakit antena parabola untuk kebutuhan sendiri. Untuk lebih jelasnya mengenai isi buku tersebut di bawah ini disajikan daftar isinya sebagai berikut :

DAFTAR ISI BUKU

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………...   i
DAFTAR ISI  ………….…………………………………………………………….    ii

BAB I : PENDAHULUAN
A.      Istilah-Istilah Dalam Antena Parabola Sebagai Penerima Sinyal TV Satelit ...…... 1
B.       Teknologi Satelit Komunikasi ……………….…..………………..……………… 7
1.      Sistem Stasiun Bumi Pengendali …………………..……………………....... 10
2.      Sistem Transmisi Untuk Up Link (Jalur Atas) ……………...……….....…… 12
3.      Sistem Modulasi ………………………...…..……………………………..... 17
4.      Spektrum Frekuensi ….………………….…………………………………..  21

BAB II : SISTEM DAN PERALATAN PENDUKUNG ANTENA PARABOLA
A.      Antena Parabola Tetap (Fixed) …...…………………………...………………… 23
B.       Antena Parabola Bergerak (Moving) ……………………...……………….…..... 24
C.       Antena Parabola Jenis Lainnya …………………...…………..………...……….. 25
D.      Peralatan Pendukung Antena Parabola …………...…...……..…………….…..... 26
1.         Dish Parabola ……………………………………………………………….. 26
2.         Feet Horn  ………………..…………………………………………………. 29
3.         LNB (Low Noise Block) …………………………………………………… 34
4.         Receiver Parabola ………………………………………………...………… 41
5.         Actuator …………………………………………………………………….. 42
6.         Antena Positioner ………………………………….……………………….. 43

BAB III : PRINSIP KERJA DAN FUNGSI PERALATAN PENDUKUNG
A.      Prinsip Kerja dan Fungsi Dish Parabola ……...…………..…...……….……...… 45
B.       Prinsip Kerja dan Fungsi Feet Horn ……………………………..……...………. 50
1.         Polarisasi Pancar Vertikal …………….……………………………….……  53
2.         Polarisasi Pancar Horisontal ……………………………………………...… 54
3.         Polarisasi Pancar Berputar Kekanan ………………………………….…….. 54
4.         Polarisasi Pancar Berputar Kekiri …………………………….…………….. 55
5.         Prinsip Kerja Polarity Feet Horn ……………………………………...……. 56

C.       Prinsip Kerja dan Fungsi LNB (Low Noise Block) ………………..….…......…  59
1.         LNA (Low Noise Amplifier) ………………………………………...……... 59
2.         Down Converter ………………...………………………………………….. 60
3.         LNB C-Band dan KU-Band ………………………………………………... 63
4.         LNB C-Band Quatro 4R Matrik ……………….…………………………… 65
5.         LNB 2R/4R Sistem Quad …………………………………………………... 67

D.      Prinsip Kerja dan Fungsi Receiver Parabola …………………...………..……… 68
E.       Prinsip Kerja dan Fungsi Actuator  ………………………………………….….. 71
F.        Prinsip Kerja dan Fungsi Antena Positioner …………………...………….…….. 72
    
BAB IV : CARA PEMBUATAN DISH ANTENA PARABOLA
A.      Moon (Piringan Penjepit Ujung Pangkal Ribe) …………………………………. 76
B.       Ribe (Batang Dish Parabola) ……………………………………………………. 77
C.       Lingkaran Dish Terluar …………………………………..…....…………..……  78
D.      Mesh (Lembaran/Jaring Penutup Dish Parabola)…………………….………….. 78
E.       Tiang Fokus (Penyanggah Feet Horn) ……………………………….………….. 80
F.        Tabel Kelengkungan Dish Parabola ………………………………………..…… 81

BAB V : CARA TRACKING ANTENA PARABOLA DAN OPTIMALISASI
               GAMBAR DAN SUARA
A.      Sudut Elevasi dan Azimuth Kota-Kota Besar di Indonesia ……………….…….. 87
B.       Tracking Antena Parabola ………………………………………………...…….. 90
C.       Penghematan Beaya Perakitan Antena Parabola …………….………………….. 93
D.      Optimalisasi Gambar dan Suara ………………………………………………….94
E.       Daftar Satelit Komunikasi Indonesia Yang Telah dan Akan Diluncurkan………. 95

BAB VI : CARA SETTING (MEMPROGRAM) RECEIVER PARABOLA
A.      Cara Tambah Program/Saluran/Siaran di Receiver ………….……………….... 101
B.       Cara Tambah Satelit di Receiver ………………………………………………. 102
C.   Edit Satelit (Nama Satelit, Setting Diseq, Setting 22 KHz, Setting LNB, dan
      Setting LNB 2 in 1) …………………………………………………...……… 103
D.      Mencari Saluran/Siaran Secara Otomatis (Blind Scan) …………………...…… 104
E.       Kode Biss Key Saluran (Channel) Beberapa Stasiun TV ……………………… 107

DAFTAR PUSTAKA  …………………………………………………..….………  116

          Bagi sobat blogger yang berminat ingin memiliki buku tersebut, dapat menghubungi kontak di bawah ini dengan tiga pilihan bentuk buku/ebook yang telah penerbit sediakan yaitu :

1. Bentuk Buku Cetak pada kertas HVS 70 gram (Isi) dan Glossy 210 gram (Cover) dengan ukuran 28 cm x 20 cm setebal 122 halaman, hanya seharga Rp. 80.000 + Ongkos kirim (Pengiriman via JNE atau POS).


2. Bentuk Ebook yang dikemas/disimpan dalam kepingan CD/DVD dengan format file PDF, hanya seharga Rp. 60.000 + Ongkos kirim (Pengiriman via JNE atau POS).


3. Bentuk Softcopi Ebook dengan format file PDF, hanya seharga 50.000 (Gratis ongkos kirim, pengiriman via email).

Silahkan hubungi : SMS : +62852 4982 4004
                                BBM : PIN 74CA143E
                                Email : margiono.abdillah@yahoo.com atau 
                                             margiono.abdillah@gmail.com