• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Minggu, 09 Februari 2014

Pemilihan Peralatan Lampu Penerangan Jalan

          Pada pertemuan sebelumnya bahwa peralatan penerangan yang berhubungan dengan desain penerangan jalan antara lain meliputi :
-    Jenis-jenis armatur lampu (luminer)
-    Sistem pendukung armatur lampu (luminer)
-    Pemilihan peralatan penerangan
-    Layanan kabinet (Panel Hubung Bagi)
      Poin pertama dan kedua telah kita bahas secara riinci pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, nah kini saatnya kita lanjutkan dengan membahas poin yang ketiga yaitu tentang pemilihan peralatan penerangan jalan. Untuk menentukan jenis lampu penerangan jalan agar sesuai dengan kondisi jalan dan diperoleh pecahayaan yang memadahi dapat sobat ikuti dan simak uraian berikut ini.
          Empat jenis kombinasi peralatan penerangan yang biasa digunakan antara lain adalah :
-    Kepala kobra (cobra head)
-    Puncak/kepala vertikal (vertical mount)
-    Tiang tinggi (high mast)
-    Kotak Sepatu (shoebox)

1. Peralatan Penernagan Kepala Kobra (Cobra Head)
          Untuk konfigurasi jalan dengan dua atau tiga jalur di setiap arah, peralatan yang paling banyak digunakan adalah sebagai berikut :
-    Armatur lampu bergaya kepala kobra dengan lampu HPS 250 watt
-    Lengan tiang jenis kembar/ganda :
       -    sepanjang 9 meter pada jalan melandai dan memutar
       -    sepanjang 12 meter pada jalan lurus
-   Tiang setinggi 40 meter
- Jarak antar tiang 40 meter tersebut sekitar 240-250 meter, tergantung pada tingkat footcandle yang diinginkan dan jumlah lajur.
-  Jika tiang 40 meter (dengan lampu HPS 250 watt) digunakan untuk tiga jalur, jarak antar tiang tidak boleh lebih dari 240 meter.
-  Bila keadaan memungkinkan, dapat menggunakan armatur lampu bergaya kotak sepatu pada tiang lampu.
          Jika penerangan untuk konfigurasi jalan dengan tiga atau lebih jalur, peralatan yang digunakan adalah sebagai berikut :
-   Campuran antara tiang 40 meter dan tiang 49 meter.
-   Tiang 40 meter harus digunakan pada jalan melandai dan memutar.
-   Tiang 49 meter harus digunakan pada jalan lurus.
-  Tiang 49 meter bisa digunakan pada unit penerangan yang dipasang d pinggir jalan atau unit penerangan yang dipasang di tengan pembatas jalan kembar.
-  Unit penerangan tiang 49 meter harus menggunakan armatur lampu HPS 400 watt dan antar unit berjarak 280-300 meter.
- Unit penerangan yang dipasang pada pembatas tengah jalan kembar harus menggunakan tiang lengan kembar sepanjang 6 meter dan unit penerangan jalan yang dipasang menjulang harus menggunakan lengan tiang sepanjang 12 meter.

2.  Peralatan Penerangan Puncak/Kepala Vertikal
          Jika jarak ruang memadahi dan landaian tersedia, unit penerangan kepala vertikal dapat digunakan. Tiang kepala vertikal biasanya setinggi 45 meter dengan lengan tunggal atau lengan ganda berduri yang dipasang menjulang dengan aramatur lampu HPS 250 watt. Tiang setinggi 49 meter juga dapat digunakan dengan armatur lampu HPS 400 watt. Tiang kepala vertikal dapat dipasang pada pemisah tengan jalan kembar dan pada jembatan.

3. Peralatan Penerangan Tiang Tinggi
         Jenis peralatan yang ketiga yang banyak digunakan adalah unit penerangan tiang tinggi. Unit penerangan tiang tinggi diterapkan pada jenis penerangan area terbuka dengan 3 atau 4 armatur lampu HPS 1000 watt yang dipasang pada tiang berdiri menjulang atau menara, dengan ketinggian bervariasi mulai dari 100 meter sampai 120 meter atau lebih. Ketinggian pemasangan armatur lampu (luminer) dapat dikembangkan agar diperoleh distribusi outpur cahaya yang seragam.
     Penerangan tiang tinggi digunakan terutama pada tempat-tempat yang dibutuhkan peneranganan terus menerus seperti penerangan pusat persimpaanga (interchange), penerangan jalan tol, penerangan area istirahat dan area parkir, penerangan area umum, dan untuk penerangan terus menerus pada jalan raya yang memiliki persimpangan yang luas dan sejumlah besar jalur lalu lintas.
        Penerangan tiang tinggi juga dibutuhkan pada tempat yang dekat dengan perumahan yang memerlukan penerangan secara terus menerus dan tidak memerlukan perawatan konvensional,  di mana perawatan konvensional unit penerangan dapat menjadi bahaya bagi masyarakat yang bepergian dan personil perawatan.
     Manfaat utama dari penerapan penerangan tiang tinggi adalah kemampuan untuk memberikan keseragaman cahaya yang sangat baik dan mengurangi silau di lokasi tiang. Hal ini terutama berlaku di pusat persimpangan (interchange) dan area jalan yang lebih kompleks lainnya.  Sementara itu efisiensi pemanfaatan penerangan tiang tinggi untuk jalan individu cukup rendah, karena  jalan individu biasanya dapat diterangi dengan armatur lampu (luminer) tiang tunggal.
          Penerangan tiang tinggi umumnya dapat memberikan pencahayaan transisi ke jalan raya yang tak berlampu. Penerangan tiang tinggi memberikan kontribusi baik terhadap keselamatan pengendara maupun secara estetika dengan mengurangi jumlah tiang yang akan dipasang. Disamping itu, tidak memerlukan perawatan, karena perawatan secara konvensional dapat menghalangi atau menggangu lalu lintas di jalan raya, atau keselamatan personil perawatan yang berada di dekat jalur lalu lintas kecepatan tinggi.
      Desain dan pemasangan peralatan penerangan tiang tinggi lebih kompleks daripada lampu penerangan konvensional. Tiang atau menara dengan perangkatnya memerlukan metode lain dan desain khusus dalam pemasangan armatur lampu (luminer) dan pertimbangan dalam perawatannya.
      Jenis armatur lampu (luminer) yang paling banyak digunakan dalam penerangan tiang tinggi adalah jenis area, yang memiliki dua jenis distribusi cahaya yaitu simetris atau asimetris. Kedua jenis distribusi tersebut sering digunakan secara memadai apabila sesuai dengan daerah yang akan diterangi, karena dapat meminimalkan cahaya yang tumpah/hilang.

4. Peralatan Penerangan Kotak Sepatu
         Jika suatu area memerlukan sistem penerangan yang lebih dekoratif, dapat memilih tiang bercat coklat dengan armatur lampu (luminer) kotak sepatu coklat dan lengan tiang balok miring adalah satu-satunya unit penerangan dekoratif yang masih dipertahankan. Tiang bercat dapat digunakan pada pemisah tengah jalan kembar dan jembatan. Armatur lampu (luminer) kotak sepatu hanya boleh digunakan di jalan raya dua jalur atau jalan kembar. Tiang harus setinggi 35-40 meter dengan lengan tiang balok sepanjang 6 meter dan armatur lampu HPS 250 watt. Jarak antar tiang ini harus dihitung untuk setiap pemasangannya agar diperoleh pencahayaan yang memadahi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar