• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Rabu, 25 September 2013

Pengaruh Electric Shock & Electric High Voltage Pada Manusia

PENGARUH ELECTRIC SHOCK (KEJUT LISTRIK) DAN ELECTRIC HIGH VOLTAGE (TEGANGAN TINGGI LISTRIK) PADA MANUSIA

1. Electric Shock (Kejut Listrik)
          Tegangan listrik arus bolak-balik (AC) gelombang sinus dengan frekwensi 50/60 Hz adalah sumber tegangan yang  umum digunakan di dunia. Menurut Art Margolir dalam bukunya Electrical Wiring, menyatakan bahwa terdapat periode kejut listrik pada tubuh manusia jika teraliri arus listrik seperti tetuang pada tabel 1 di bawah ini :

Tabel 1. Periode Kejut LIstrik
Besarnya Arus (mA)
Akibat Yang Terjadi
1
2-10
5-25
25-50
50-100
Terasa ada aura
Otot menjadi tegang
Sukar terlepas dari pengaruh
Semua jaringan otot tergetar
Vebrilasi ventriculasi


Faktor utama yang menyebabkan kejut listrik pada tubuh manusia adalah :
a. Besarnya sifat penahan dari badan manusia
b. Lintasan arus listrik dari titik awal terkenanya dan titik akhir penyaluran arus.

          Dari besarnya tahanan pada beberapa bagian tubuh manusia, dapat diperkirakan berapa besarnya arus lintasan yang terjadi.


Tabel 2. Nilai Tahanan Pada Bagian Tubuh

Bagian Badan
Tahanan (Ohm)
Kulit kering
Kulit basah
Bagian dalam
Telinga, bibir
100.000-600.000
1.000
400-600
400


          Hasil penelitian hanya 3% arus listrik yang langsung menyilang otak. Bagian paling menentukan hidup manusia adalah jantung. Bagian ini sangat peka terhadap arus listrik. Dalam orde miliampere dan dalam waktu relatiff singkat, sudah mampu menimbulkan vebrilasi jantung. Arus 20-40 mA akan dapat menghentikan pernafasan akibat otot-otot pernafasan menjadi kejang. Korban masih dapat di tolong apabila waktu berlangsungnya vebrilasi jantung tidak lebih dari 3 menit.
        Tingkat vebrilasi yang paling tinggi adalah vebrilasi vertikulasi, sebagai akibat tersilangnya jantung secara langsung. Bagaimana arus listrik mengalir melalui tubuh dilihat dari sisi mana bagian tubuh yang menyinggung tegangan listrik (ilihat gambar 1).

Gambar 1. Aliran electric shock terhadap jantung

a.  Dari tangan kanan ke arah kaki kiri tidak menyilang jantung, vebrilasi vertikulasi tidak terjadi.
b.   Dari tangan kiri ke arah kaki kanan, menyilang jantung, vebrilasi vertikulasi terjadi
          Jadi tersinggung tegangan listrik dan teraliri arus listrik justru lebih aman pada tangan kanan daripada tangan kiri.

2. Electric High Voltage (Tegangan Tinggi atau Ekstra Tinggi)

          Sampai saat ini masyarakat masih khawatir tinggal di bawah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV. Ketakutan ini tampaknya cukup beralaan mengingat pernyataan ahli epidemilogi  bahwa SUTET dapat membangkitkan medan listrik dan medan magnet yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan manusia.
          Masyarakat bahkan ada yang mengeluh pusing-pusing walaupun belum dapat dibuktikan penyebabnya. Kehadiran medan listrik dan medan magnet disekitar kehidupan manusia tidak dapat dirasakan oleh indera manusia, kecuali jika intensitasnya cukup besar dan terasa hanya bagi orang yang hipersensitif saja. Medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pegion. Radiasi ini sebenarnya relatif tidak berbahaya, berbeda sama sekali dengan radiasi jenis pegion seperti radiasi nuklir atau radiasi sinar rontgen.
          Medan listrik dan medan magnet sudah ada sejak bumi kita terbentuk. Awan yang mengandung potensial air, terdapat medan listrik yang besarnya antar 3000 - 30.000 Volt/meter, demikian juga bumi secara alamiah bermedan listrik (100 - 500 Volt/meter) dan bermedan magnet (0,004 - 0,007 mikrotesla), di dalam rumah, ditempat kerja, dikantor atau di bengkel terdapat medan listrik dan medan magnet buatan. Medan listrik dan medan magnet biasanya berasal dari instalasi dan peralatan listrik antara lain berasal dari : sistim instalasi dalam rumah, lemari pendingin, AC, Kipas angin, pompa air, televisi, mesin foto-copy, komputer dan printer. Pada sistem instalasi yang bertegangan dan berarus selalu timbul medan listrik. Tetapi medan listrik ini sudah melemah karena jaraknya cukup jauh dari sumber.
          Dibawah saluran udara tegangan rendah/ menengah (SUTR/M) kuat medan magnet bervariasi antara 0,1 - 3,5 mikrotesla. Didalam bangunan rumah, kantor, bengkel atau pabrik, medan magnet karena saluran udara ini jauh lebih lemah lagi. Diusahakan dalam pemilihan jalur SUTET tidak melintasi daerah pemukiman, hutan lindung maupun cagar alam. Di beberapa daerah pemukiman yang padat mungkin tidak bisa dihindari jalur SUTET untuk melintas, tetapi baik medan listrik maupun medan magnet tidak boleh diatas ambang batas yang diperbolehkan. Medan listrik dibawah jaringan dapat menimbulkan beberapa hal, antara lain :
a. Menimbulkan suara/bunyi mendesis akibat ionisasi pada permukaan penghantar (konduktor) yang kadang disertai cahaya keunguan.
b. Bulu /rambut pada bagian badan yang terpanjang akan berdiri akibat gaya tarik medan listrik yang kecil.
c. Lampu neon dan tes-pen dapat menyala tetapi redup, akibat mudahnya gas neon di dalam tabung lampu dan tes- pen terionisasi.
d. Kejutan lemah pada sentuhan pertama terhadap benda-benda yang mudah menghantarkan listrik ( seperti atap seng, pagar besi, kawat jemuran dan badan mobil).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar