• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Minggu, 26 Oktober 2014

Membuat Printed Circuit Board (PCB) Dengan Teknik Transfer Paper

          Selamat berlibur sobat blogger, pada kesempatan kali ini penulis ingin menyajikan sebuah artikel tentang cara membuat PCB dengan teknik transfer paper. Sebenarnya cara membuat PCB ini tidak asing lagi bagi sobat blogger yang hobi membuat rangkaian elektronika, tapi biasanya dengan cara digambar langsung pada papan PCB polos dengan menggunakan spidol permanen ataupun dengan cat, tapi kali ini penulis akan menjelaskan cara membuat PCB dengan teknik transfer paper. Menurut teknik pembuatan PCB yang benar ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan mudah dan praktis antara lain yaitu :
1.   Teknik Fotoresist
         Pada proses ini dibutuhkan beberapa alat dan bahan  antara lain Lampu UV, Larutan Positif-20 dan Larutan NaOH.
2.   Teknik Sablon
     Pada proses ini dibutuhkan bahan-bahan yang sama seperti teknik sablon pada umumnya seperti kasa-screen, tiner sablon, cat dan lain-lain. Tekniknyapun hampir sama dengan sablon biasa.
3.    Cetak Langsung ke PCB Polos
      Pada proses ini digunakan teknik khusus untuk menyalin layout ke PCB polos yaitu digunakan mesin printer khusus yang telah dimodifikasi.
4.    Teknik Transfer Paper
       Teknik ini merupakan cara membuat PCB yang paling murah dan mudah, seperti yang dilakukan oleh kebanyakan orang.

          Dari ke-empat cara membuat PCB tersebut di atas, kita bisa memilih sesuai kebutuhan, mana yang lebih mudah, praktis dan ekonomis. Untuk membuat PCB yang sama dalam jumlah banyak lebih menguntungkan jika digunakan Teknik Sablon karena murah dan cepat. Sedangkan untuk membuat PCB dalam jumlah sedikit (hanya sebuah saja) sebaiknya menggunakan Teknik Transfer Paper seperti yang biasa penulis lakukan. Namun mungkin ada perbedaan mendasar yang penulis gunakan dalam Teknik tersebut. Dalam teknik tersebut biasanya digunakan kertas khusus untuk menyalin gambar layout ke PCB, tetapi dalam hal ini cara penulis membuat PCB adalah menggunakan kertas HVS yang biasa digunakan untuk print tulisan atau photocopy. Caranya sebagai berikut :
1.  Siapkan gambar jalur rangkaian PCB yang telah direncanakan, untuk membuat jalur rangkaian bisa gunakan Software PCB Designer 1.54.
2.   Cetak layout PCB pada kertas glossy (photo) dengan printer tinta biasa supaya fill dari jalur lebih padat.
3.   Photocopy hasil cetakan tersebut pada kertas HVS 70 gram, usahakan hasil photocopy bagus (tintanya padat) seperti terlihat pada gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1. Hasil photocopi pada kertas

4.  Siapkan PCB polos, sebelumnya bersihkan lapisan tembaga dengan Tiner A sambil digosok-gosok dengan Busa Karpet yang biasa digunakan buat cuci piring dan keringkan.
5.    Siapkan seterika listrik, atur pada suhu sedang.
6.    Selanjutnya untuk membuat PCB, tempelkan gambar jalur rangkaian hasil photocopy pada PCB polos dengan posisi gambar yang bertinta menempel pada lapisan tembaga.
7.    Lakukan proses seterika dengan merata sambil menekan, lakukan sekitar 10 menit.
8.   Kemudian diamkan PCB sampai dingin dan rendam dalam air kira-kira 30 menit. Proses ini paling lama dalam membuat PCB karena kita harus memastikan bahwa kertas benar-benar hancur/lunak dan mudah dikelupas.
9.   Kelupas kertas dengan hati-hati dan keringkan PCB, hasilnya seperti terlihat pada gambar 2 di bawah ini.

Gambar 2.PCB yang siap dilarutkan pada larutan FeCl3

10. PCB siap dilarutkan ke dalam larutan FeCl3 dengan menggoyang-goyangnya agar lapisan tembaga cepat terkikis.
11. Setelah dilarutkan dalam larutan FeCl3 segera bersihkan lapisan tinta dengan Tinner A dan cuci dengan air serta gosok dengan sabun yang hasilnya seperti terlihat pada gambar 3 di bawah ini.

Gambar 3. PCB yang sudah jadi

12. Selanjutnya oleskan larutan pelindung (Arpus). Cara pembuatan Arpus xebagai berikut, ambil 1 sendok makan serbuk Arpus (Gondorukem) kemudian larutkan dalam 150-ml Tiner A. Kemudian aduk hingga Arpus benar-benar larut kemudian oleskan tipis larutan Arpus pada lapisan tembaga PCB dan biarkan hingga betul-betul kering. Cara tersebut akan membuat PCB awet dan terlindung dari korosi.
13. Begitulah cara membuat PCB yang sering penulis lakukan untuk membuat berbagai jenis rangkaian elektronik baik itu rangkaian analog maupun digital.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar