• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Rabu, 01 Oktober 2014

Actuator Sebagai Penggerak Dish Parabola agar mengarah ke Satelit yang dikehendaki

          Masih tetap stay di blog ini sobat, jika masih kali ini kita lanjutkan dengan membahas tentang actuator antena parabola. Actuator adalah suatu peralatan yang terdiiri dari perangkat elektronik dan mekanik yang terletak pada tiang penyanggah dish parabola, yang berfungsi untuk menggerakan dan mengarahkan antena parabola agar didapatkan posisi elevasi yang mengarah tepat ke satelit yang dikehendaki. Perangkat mekaniknya berupa motor yang menggerakan sistem hidrolik, sedangkan perangkat elektroniknya berupa penguat, motor servo dan amplifier.

Gambar 1. Bentuk actuator

Gambar 2. Letak pemasangan actuator pada antena parabola

          Pada dasarnya actuator merupakan penggerak yang berisi motor arus searah (DC) dengan catu daya sebesar 24 Volt dan tegangan tertinggi yang diperbolehkan adalah sebesar 36 Volt. Selain motor DC, pada actuator juga berisi roda gigi-roda gigi yang berfungsi untuk menurunkan kecepatan putar motor dan memperbesar tenaga putar. Tenaga putar ini akan digunakan untuk memanjangkan atau memendekan batang tongkat actuator, sehingga dish parabola dapat bergerak dan mengarah pada satelit yang dikehendaki. Prinsip kerjanya hampir mirip dengan prinsip kerja dongkrak putar pada dongkrak mobil.
          Pendeteksian atau penghitungan banyak putaran dlakukan dengan memberikan suatu magnet yang diletakan pada poros (as) motor dan pemutar batang tongkat actuator. Selain itu sebuah red switch (saklar lidi) juga diletakan  dekat magnet tersebut. Red switch adalah saklar kecil yang berfungsi sebagai penghitung putaran dengan prinsip kerja sebagai berikut, bila magnet berputar yang tentunya kutub-kutub magnet (utara dan selatan) akan bertukar-tukar pada satu posisi, dimana pertukaran kutub magnet ini menyebabkan red swicth terhubung dan terlepas. Karena pada prinsipnya red switch akan terhubung jika didekatkan dengan magnet dan akan terlepas jika dijauhkan dari magnet.
          Oleh karena red switch selalu terhubung atau terlepas sesuai dengan timbul atau hilangnya magnet, maka dapat dijadikan pulsa penghitung putaran motor DC. Caranya yaitu dengan menghubungkan salah satu terminalnya ke ground dan ujung terminal lainnya diumpankan ke resistor untuk mendapatkan sumber positip (+).

Gambar 3. Blok diagram actuator

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar