• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Selasa, 18 Maret 2014

Langkah 9 Proses Desain Penerangan Jalan

9.    Langkah Desain 9 adalah sebagai berikut :
a.   Melakukan langkah yang sama seperti langkah 7 dan 8
                  Seperti halnya langkah 7 dan 8, lakukan pengukuran kawat secara khusus (jika diperlukan) dan persyaratan pipa saluran (conduit) yang didasarkan pada terbatasnya drop tegangan. Teruskan hingga dicapai sistem pengawatan dan tata letak pipa saluran (conduit) yang layak.

b. Melengkapi Diagram Pengawatan, layanan Kabinet (PHB) dan Penomoran Tiang
          Menentukan lokasi layanan kabinet (PHB) berdasarkan pertimbangan sebagai berikut :
-  Mudah perawatannya atau maintenance (dapatkah kendaraan menuju lokasi?, dapatkah semua lampu terlihat dari kabinet/PHB ?)
-    Tempat harus berada diluar zona bening/bersih
-   Tempat harus berjarak sama untuk seluruh pengawatan, agar dapat meminimalisir drop tegangan.

c.   Menentukan penyelamatan dan penghapusan barang
             Untuk menggelar atau membangun penerangan di tempat yang telah direncanakan oleh pemilik sistem penerangan dan melakukan peninjauan lapangan untuk sistem penerangan baru. Ahli teknik penerangan wilayah kota atau propinsi harus memberikan panduan tentang penyelamatan barang akibat terjadinya kebakaran, pencurian dsb.

d.   Menentukan kebutuhan penerangan sementara (temporary)
          Pada umumnya, jika sistem penerangan sedang dibangun sebelum selesai lampu akan menyala terus menerus untuk memberikan penerangan sementara. Penerangan sementara juga dirancang dengan standar yang sama seperti halnya penerangan permanen.

e.   Menentukan jumlah harga
          Untuk menentukan jumlah harga order, dapat menggunakan referensi buku spesifikasi untuk daftar harga barang standar, sedangkan untuk harga barang non standar dapat menggunakan referensi website sebagai berikut: http://www.dot.state.mn.us/stateaid/bams-index.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar