• Home
  • About Me
  • Katalog Buku
  • Video
  • Daftar Isi Buku

Senin, 22 Desember 2014

Merubah Kecepatan Putar Motor Induksi 1 Fasa dan 3 Fasa

          Sebelumnya penulis ingin mengucapkan selamat Hari Ibu kepada ibu-ibu dan calon ibu Indonesia semoga ibu-ibu Indonesia bisa mendidik anak bangsa menjadi lebih baik lagi kedepan, amin. Ok sobat blogger seperti yang telah dikemukakan pada pembahasan sebelumnya bahwa untuk mengatur atau merubah kecepatan putar motor induksi baik 1 fasa maupun 3 fasa adalah berdasarkan pada rumus :  n = 60.f / p
dimna n = kecepatan putar motor (rpm), 
            f = frekuensi sumber listrik (Hz),
           p = jumlah pasang kutub.

          Dengan demikian berdasarkan rumus tersebut di atas untuk merubah kecepatan putar motor induksi dapat dilakukan dengan merubah jumlah kutub atau merubah besaran frekuensi sumber listrik. Untuk merubah besaran frekuensi sumber listrik hampir tidak mungkin jika menggunakan sumber listrik dari PLN (karena PLN telah menetapkan frekuensi sebesar 50 Hz). Salah satunya cara ialah merubah jumlah kutub pada kumparan stator motor induksi.
          Sesuai dengan rumus tersebut di atas motor induksi dengan kecepatan 1400 – 1500 RPM, jika menggunakan sumber listrik dengan frekuensi 50 Hz jumlah kutubnya adalah 4 buah, hal ini dapat dihitung sebagai berikut : 
          n = (60 x f) / p
   1500 = (60 x 50) /p
          p = 3000 / 1500
             = 2 pasang kutub, jadi jumlah kutub (P) = 2 x 2 = 4 kutub

Bentuk bentangan kumparan motor induksi yang mempunyai 4 kutub dengan kecepatan putaran 1400 – 1500 RPM dapat ditunjukan seperti gambar berikut ini.


Gambar 1. Bentangan kumparan stator motor induksi 1 fasa
dengan 4 Kutub/50 Hz/220 V/1500 rpm



Gambar 2. Bentangan kumparan stator motor induksi 3 fasa
dengan 4 Kutub/50 Hz/380 V/1500 rpm

          Selanjutnya apabila sobat bloger ingin merubah kecepatan putar motor induksi tersebut di atas dari 1400 – 1500 RPM menjadi 2800 – 300 RPM, maka sobat bloger harus merubah jumlah kutub kumparan stator motor induksi tersebut dari 4 kutub menjadi 2 kutub. Hal ini sesuai dengan rumus : 
          n = (60 . f) / p
    3000 = (60 x 50) / p
          p = 3000 /3000
             = 1 pasang, jadi jumlah kutub (P) = 1 x 2 = 2 kutub

Sehingga bentuk bentangan kumparan stator motor induksi yang mempunyai 2 kutub dengan kecepatan putaran 2800 – 3000 RPM adalah seperti gambar berikut.


Gambar 3. Bentangan kumparan stator motor induksi 1 fasa
dengan 2 Kutub/50 Hz/220 V/3000 rpm



Gambar 4. Bentangan kumparan stator motor induksi 3 fasa
dengan 2 Kutub/50 Hz/380 V/3000 rpm

18 komentar:

  1. makasi ya pak atas shering sessionnya mengenai materi ini

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas info.berguna pasti yang membutuhkannya.pertanyaan saya,apa jumlah gulungan tetap sama dan tidak berubah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya jumlah gulungan tetap sama, yang berubah hanya jumlah kutub magnet dan kecepatan putarnya

      Hapus
  3. Gan saya punya motor 3phasa 4kutub mau d rubah jadi 2kutub perlu di lilit ulang atau bisa cara lain? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya tentu harus dililit ulang, karena struktur lilitan motor 3 fasa 4 kutub dengan 2 kutub ada peerbedaan pada penempatan alur-alurnya

      Hapus
  4. gan untuk jumlah lilitan dan ukuran kawatnya itu tetap tdk yah klo RPM 1500 mau dirubah ke RPM 3000?
    trus nanti afa pengaruh pada rotornya sendiri tdk, krna ini kan RPM nya lebih cpt, untk bearingnya sndri gmna yah tkutnya tdk awet?
    sma amperenya jga kan psti berubah tuh?
    mohon infonya gan nanti dampaknya apa klo wekelan 1500 RPM, dirubah ke 3000 RPM. . .trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jmlah lilitan, ukuran kawat dan ampere tetap, yg berubah hnya jumlah kutub dan putarannya. tentu saja ada pengaruh thdp bearingnya lebih cepat aus

      Hapus
  5. #1. Mau nanyak klu pakek rumus n=120.f/P bisa gak?
    #2. Dapet darimana angka 60 at 120? Dari rumus td
    #3. Jumlah kutup sm pasang kutup simbolnya yg bener yg mana pak (P at p)

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Bisa pakai rumus n=(120.f)/P atau n=(2.60.f)/(2.p)
      2. 60 adalah jumlah detik dalam 1 menit, sedangkan 120 adlah hasil dari 2.60
      3. Sudah dijelaskan diatas P = jumlah kutub, sedangkan p = jumlah pasang kutub atau dapat ditulis P = 2.p

      Hapus
  6. tk dinamo 1/4 hp rpm 2850,, bisa gk dibuat jadi rpm 1400

    BalasHapus
  7. Artikel yg bagus gan..., tp ada cara lain gak gan untuk merubah rpm tanpa hrs merubah kontruksi dinamo?
    Salam sumbermas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada, dg memasang inverter vsd atau vfd maka rpm motor akan dpt diatur scr variabel sesuai dg yg kita inginkan

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Jumlah kutub dilihat darimana ya

    BalasHapus
  11. Mau tanya bagaimana cara gulung motor 380V 300Hz 18000rpm

    BalasHapus