Selamat berahkir pekan sobat blogger, tapi gak ada salahnya sambil menikmati libur akhir pekan sobat blogger buka-buka dan membaca artikel di blog ini, siapa tahu ada artikel yang bermanfaat bagi sobat blogger dan juga siapa tahu ada buku yang ingin sobat blogger minati dan akhirnya deal deh, hehehe....
Oke sobat, untuk kali ini penulis akan menyajikan arikel tentang cara membuat perangkat strum ikan di sungai. perangkat ini sangat diperlukan bagi sobat-blogger yang hobi mencari ikan di sungai dengan cara menyetrum menggunakan aliran listrik dari baterai accumulator (aki) motor atau mobil. Sebenarnya perngkat strum ikan ini bukan barang baru, sudah penulis kenal dan pakai ketika penulis masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Oleh karena sampai sekarangpun penulis amati masih banyak juga pengguna perangkat strum ikan ini, maka gak ada salahnya jika penulis juga ingin berbagi ilmu tentang cara pembuatan perangkat strum ikan ini.
Nah untuk memahami cara pembuatan perangkat strum ikan tersebut berikut ini uraiannya, pertama-tama kita harus mempersiapkan komponen-komponen yang
diperlukan terlebih dahulu antara lain sebagai berikut :
1. Kawat email deameter 0,4
s/d 0,6 mm sekitar ½ Kg dan deameter 0,8 s/d 0,9 mm sekitar ½ Kg.
2. Inti besi atau plat ukuran panjang = 12 Cm dan lebar = 2 Cm, setelah ditumpuk tebalnya 2 Cm.
3. Platina bekas motor vespa 1 buah.
4. Kapasitor 6 s/d 10 buah.
5. Baterai accumulator (aki) 12 Volt / 5-10 AH.
6. Kabel penghubung secukupnya.
7. Sakelar (power switch) 1 buah.
8. Kawat
behl (cor) ukuran 6 atau 7 mm, 1 meter.
9. Serokan ikan
berjaring.
10. Box sebagai wadah rangkaian setrum tersebut.
Keberhasilan
membuat setrum ikan ini terletak dari lilitan (coil) yang sobat blogger buat, untuk itu di
bawah ini penulis akan jelaskan panduan cara membuat lilitan (coil). tersebut. Namun untuk hasil
yang lebih baik sobat blogger bisa mencoba-cobanya sendiri, dengan cara mengubah-ubah
perbandingan jumlah llilitan atau mengubah besar kecilnya ukuran kawat email.
Kompoenen pendukungnya antara lain adalah accu 12V/10AH
(2 accu 5AH diparalel lebih baik lagi), platina sebagai pemicu timbulnya
tegangan, capasitor untuk meredam percikan api pada platina, saklar sebagai
penghubung accu ke kumparan (coil), stick dan jaring sebagai output yang harus kita celupkan ke dalam air sungai, dan capasitor untuk
filter output agar tegangan bisa stabil. Jangan lupa setting platinanya, karena hal itu sangat
berpengaruh pada hasil tegangan yang dihasilkan.
Cara Pembuatan :
1. Siapkan
inti besi lunak (plat) dan tumpuklah setebal 2 Cm, setelah itu bungkus atau lapisi
dengan prespan (plastik mika), atau bisa juga menggunakan kertas semen serapih mungkin jangan sampai bocor karna untuk menghindari konsleting
arus pada lilitan kawat,
2. Gulung
kawat email secara rapi tanpa celah pada inti besi lunak (plat) yang telah di
lapisi sebelumnya, setelah nyampai ujung lapisi hasil gulungan ini dengan
prespan dan gulung kembali di atasnya, ulangi proses ini hingga 3 s/d 5 lapis,
dua ujung kawat tersebut akan menjadi terminal kumparan primer.
3. Setelah selesai
menggulung lapisan primer
bungkuslah dengan rapih lagi agar tidak ada kontak langsung dengan lapisan
berikutnya (lapisan sekunder),
4. Gulung
dengan kawat email baru yang ukurannya lebih kecil di atas lilitan primer yang
telah Anda buat sebelumnya, caranya sama namun jumlah lapisan dibuat sebanyak 5
s/d 7 lapis, kedua ujung kumparan akan menjadi terminal kumparan sekunder.
5. Ukuran
kawat email ini akan mempengaruhi arus output, biasanya pada kumparan primer
menggunakan kawat email berdiameter 0,9 mm dan kawaat email sekunder
berdiameter 0,6 mm. Untuk mengubah daya keluaran kita dapat mengubah
dengan cara mengubah perbandingan jumlah kumparan primer dan sekunder serta
diameter kawat email.
6. Setelah semua
penggulungan selesai rakitlah semua komponen yang sudah disiapkan sesuai dengan
urutan dan fungsinya seperti dalam skema rangkaian yang ditunjukan pada gambar 1 di bawah ini.
7. Lakukan pengecekan
gulungan setelah komponen terakit semua, sebelum pengecekan siapkan terlebih
dahulu bola lampu pijar 10 - 20 W/220 V, setelah siap mulailah pengecekan semua
komponen khususnya gulungan yang pertama di buat, dengan mengkonekan saklar dan
pasang lampu ke salah satu ujung gulungan tersebut bila lampu menyala redup
coba ganti ke salah satu ujung gulungan dan mulailah mengkonekan kembali saklar
sampai lampu menyala lebih terang. Bila lampu terlihat menyala terang sama
terangnya dengan menyalanya lampu yang lagsung dihubung ke sumber listrik 220
V, berarti gulungan yang dibuat telah berhasil,
8. Selanjutnya
tinggal meletakan dan merapihkan seluruh rangkaian dalam sebuah box yang telah disiapkan, seperti yang terlihat pada gambar 2. di bawah ini.
*)klik gambar untuk memperbesar view
Gambar 1. Skema rangkaian perangkat strum ikan
Gambar 2. Perangkat strum ikan yang sudah jadi
NB:
1. Hati-hati dalam
menggunakan perangkat ini, karena bukan hanya ikan yang tersetrum tetapi anda
sendiri dan orang lain juga bisa tersetrum bahkan bisa mematikan.
2. Nyetrum
ikan adalah tindakan yang dapat merusak ekosistem dan dilarang, maka pilihlah
lokasi yang ikannya sudah besar-besar.
