• Home
  • About Me
  • Katalog Buku
  • Video
  • Daftar Isi Buku

Senin, 05 Maret 2018

Modifikasi Trafo Bekas Microwave Menjadi Trafo Las Titik (Spot Welding)

              Membeli perangkat las titik (spot welding) memang relatif mahal, namun sebenarnya kita bisa membuat perangkat ini sendiri dengan trafo bekas dari oven listrik atau microwave. Trafo microwave memang kapasitas daya listriknya cukup besar yakni sekitar 1.000 W sampai dengan 2.500 W. Semakin besar kapasitas daya listrik trafo, maka nantinya energi yang bisa dimanfaatkan untuk las titik akan semakin lebih baik.
          Cara membuat atau modifikasi trafo bekas microwave menjadi alat Las titik (spot welding) listrik sangatlah mudah dan simple serta murah meriah. Untuk bahasan kali ini penulis akan menyajikan cara pembuatan las titik dengan cukup jelas, sederhana dan mudah dipahami. Selanjutnya penulis harapkan sobat blogger akan lebih mampu untuk mengembangkan desain atau bentuk sesuai dengan penggunaannya atau sesuai dengan keinginan dan kebutuhan sobat blogger.
         Kita tahu bahwa fungsi las titik adalah untuk menggabungkan antara besi satu dengan besi lainnya atau untuk plat satu dengan plat lainnynya dengan cara cukup menekan tanpa harus memberi umpan/pakan bahan tambah las lainnya. Las titik atau spot welding ini biasa di gunakan untuk menempelkan antara dua benda plat besi, plat alumunium ataupun plat stainless stell, juga bisa untuk menempelkan besi batangan kecil. Perlu diingat bahwa kegunaan las titik atau spot welding ini bukan untuk menyambungankan antara kedua plat, melainkan hanya menempelkan. Prinsip utama perangkat las titik ini adalah menginduksikan energi yang dihasilkan oleh lilitan primer ke lilitan sekunder, dimana lilitan sekunder ini hanya akan terdapat tegangan (voltage) yang cukup kecil sekitar 3 – 6 V tetapi bisa dilewati arus besar sekitar 400 – 800 A.
          Contoh penggunaan las titik atau spot welding, jika untuk yang kecilnya bisa melihat titik penempelan rangkaian baterai laptop atau power bank. Jika yang besar biasanya digunakan menempelkan plat besi atau lainnya yang punya ketebalan sekitar 2 mm atau tergantung kapasitas trafo las titiknya. Perangkat las titik ini biasanya untuk keperluan tehnik otomotif, teknik mesin, teknik listrik, teknik elektronika, teknik industri dan lain-lain. Ok sobat langsung saja kita bahas cara pembuatan trafo las titik menggunakan trafo bekas yang di ambil dari Microwave yang sudah tak terpakai. Sehingga nantinya bisa digunakan untuk menempelkan plat logam dengan ketebalan sekitar 2 mm atau juga bisa menempelkan besi batangan secara melintang dengan diameter besi sekitar 5 mm.

Bahan-bahan pokok yang perlu dipersiapkan adalah :
1.  Satu unit trafo bekas microwave yang masih berfungsi dengan baik.
2. Kabel las jenis serabut (fleksibel) ukuran dan panjang disesuaikan dengan kebutuhan modelnya.
3.  Batangan tembaga berdiameter 10 mm sepanjang 10 cm atau lebih
4.  Klem kabel ukuran diameter lubang 10 mm (dapat juga bikin sendiri)
5.  Kabel power dan steker (colokan).
6.  Bahan tangkai atau stang sesuai keinginan.
7.  Kabel NYA ukuran 1,5 mm atau 2,5 mm sepanjang 4 m atau lebih

Peralatan :
1.  Palu karet (mallet)
2.  Obeng pipih ( – )
3.  Gergaji besi
4.  Pahat
5.  Tang kombinasi, tang lancip dan tang potong
6.  Cutter

Langkah-langkah pembuatan :
1. Siapkan trafo bekas microwave, buang bagian gulungan atau lilitan primernya sampai bersih. Jika belum tahu cara membedakan lilitan primer dan sekunder pada gulungan trafo bekas microwave, perhatikan pada lilitan trafo yang ukuran kawatnya besar adalah lilitan primer dan yang ukuran kawatnya kecil adalah lilitan sekunder (lihat gambar 1). Untuk membuang lilitan primer dapat dilakukan dengan memotongnya menggunakan gergaji besi dan lakukan dengan hati-hati jangan sampai terkena lilitan sekundernya. Setelah kawat lilitan primer terpotong, dorong kawat dengan pahat atau sejenis plat besi dan memukulnya dengan palu secara perlahan-lahan.

Gambar 1. Trafo bekas microwave

2. Setelah lilitan primer dibuang dan dibersihkan, potong kabel NYA sepanjang 80 cm sebanyak kurang lebih 10 batang atau sesuaikan dengan ukuran trafonya dan kupas kulit isolasinya.
3.   Pilin 10 batang kabel NYA yang telah dikupas tadi menjadi satu seperti memilin atau melilit tambang, setelah itu berilah bungkus atau isolasi kabel, dapat juga dibungkus dengan selongsong bakar agar lebih praktis pengerjaannya.
4.  Setelah lilitan kabel tembaga telah siap, masukan kabel tersebut ke lubang gulungan primer trafo yang telah dibuang lilitannya tadi, lakukan 2 – 3 kali melingkar dengan mengatur ujung kabel agar ujung kabel yang satu berada di sebelah kiri dan ujung kabel lainnya berada di sebelah kanan, seperti ditunjukkan pada gambar 2 di bawah ini.

Gambar 2. Trafo las titik yang telah digulung

5.  Sambungkan ujung-ujung kabel yang dililitkan tadi dengan kabel las jenis serabut yang lebih fleksibel, selanjutnya sambungkan pada ujung kabel las dengan batangan tembaga sepanjang 5 cm. Jika ingin digunakan untuk mengelas titik plat lancipkan atau runcingkan ujung batangan tembaga tersebut seperti ujung pensil, tetapi jika ingin digunkan untuk mengelas titik logam batangan sebaiknya biarkan ujung batangan tembaga tersebut tumpul.
6. Buatlah desain rangkaian menyerupai tang atau sesuai dengan kebutuhan, contoh sederhananya seperti ditunjukkan pada gambar 3 dan 4 di bawah ini.

Gambar 3. Desain perangkat las titik sederhana

Gambar 4. Proses pengelasan titik

7. Untuk pemasangan kabel power yang dicolokkan atau dihubungkan ke sumber listrik, perhatikan gulungan sekunder pada gambar 1 di atas yang terdapat 2 buah socket kabel. Gulungan yang terdapat kedua socket kabel  tersebut saat ini berubah menjadi gulungan primer yang nantinya sebagai input sumber listrik AC 1 fasa (fase dan netral), sedangkan gulungan yang dihubungkan dengan kabel las yang terdapat 2 batangan tembaga sebagai las titik berubah menjadi gulungan sekunder.
8.  Selanjutnya dapat ditambahkan saklar on-off dan kipas pendingin (fan) trafo pada box trafo yang telah dibuat sebelumnya.

Catatan :
Sebenarnya tidak harus trafo bekas microwave, jika sobat blogger kesulitan mendapatkan trafo bekas microwave kita bisa membuatnya sendiri dengan prinsip dan perhitungan yang sama seperti membuat trafo step-down seperti yang dijelaskan pada buku “Merancang dan Membuat Trafo Daya Kecil”. Biasanya spesifikasi trafo las titik ini adalah kapasitas daya sekitar 2.000 W, tegangan input (primer) 220 V (untuk 1 fasa), tegangan output (sekunder) 4 V.

3 komentar:

  1. Sangat membantu. Trmksh pak margiono.

    BalasHapus
  2. Saya tertarik untuk membuat las titik dan mau beli travo yg 2000watt ..

    BalasHapus
  3. Bagus sekali informasinya,tks saya akan mencoba membuatnya.

    BalasHapus