• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Kamis, 09 Juni 2016

Penyebab & Cara Mengatasi Kerusakan Pada Lemari Pendingin (Kulkas)

          Assalamu'alaikum sobat blogger, senang rasanya kita bisa berjumpa lagi pada hari ketiga bulan Ramadhan ini. Meskipun terlambat perkenankan penulis mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa pada bulan Ramadhan ini, semoga kita bisa menjalankannya dengan lancar tanpa suatu halangan apapun, amin.
          Oke sobat pada kesempatan kali ini penulis ingin membagikan artikel tentang penyebab dan cara mengatasi kerusakan pada lemari pendingin (kulkas), baik kulkas 1 pintu maupun kulkas 2 pintu. Harap maklum karena pada bulan Ramadhan ini kita (khususnya ibu-ibu rumah tangga) sering memanfaatkan jasa kulkas ini sehubungan dengan aktivitas penyimpanan makanan untuk persiapan makan sahur ataupun buka puasa.
          Sebelum kita mengetahui kerusakan  pada lemari pendingin (kulkas) kita terlebih dahulu harus mengetahui jenis lemari pendingin, pada umumnya ada 2 jenis lemari pendingin yang telah beredar di pasaran yaitu jenis Defrost dan Nofrost. Defost adalah jenis lemari pendingin yang bunga es-nya terlihat, umunya pada lemari pendingin 1 pintu, tetapi ada juga beberapa lemari pendingin 2 pintu yang jenis Defrost. Sedangkan Nofrost adalah jenis lemari pendingin yang bunga es-nya tak terlihat, sebetulnya ada bunga es-nya, oleh karena tertutup maka bunga es-nya tidak terlihat, kebanyakan jenis ini ada pada lemari pendingin 2 pintu atau lebih.
          Pada umumnya kebanyakan orang mengira bahwa lemari pendingin tidak bisa dingin dikarenakan freonnya habis, padahal ada beberapa kerusakan yang kemungkinan bisa terjadi antara lain yaitu :
- Kompresor tidak hidup.
- Filter mampet (tersumbat)
- Pipa evaporator ada yang bocor.
- Kompresor tidak ada kompresinya (tekanannya)
- Kurang dingin pada lemari pendingin (kulkas) 2 pintu atau lebih dikarenakan Nofrost-nya tidak bekerja normal.

1. Penyebab Kerusakan Kulkas 1 Pintu
          Kulkas 1 pintu merupakan lemari pendingin yang cara kerjanya lebih sederhana dibanding dengan lemari pendingin yang lainnya. Kulkas satu pintu tidak dilengkapi dengan alat bantu sirkulasi udara seperti fan dan defrost sebagai penghilang frost secara otomatis, sehingga kerusakan yang terjadi pada kulkas satu pintu kebanyakan pada sistem refrigrannya. Berikut ini merupakan beberapa penyebab yang sering terjadi yang mangakibatkan kulkas 1 pintu tidak dingin yaitu : 
a. Terjadi kebocoran refrigran (freon) pada sistem refrigran yang mengakibatkan proses pendinginan tidak berjalan dengan baik, disebabkan tidak adanya refrigran sebagai media perpindahan panas dari dalam kulkas menuju luar kulkas. Cara mengatasinya, perhatikan apakah kompresor bekerja atau tidak. Jika kompressor bekerja namun udara yang dihembuskan blower masih tidak terasa dingin ada kemungkinan telah terjadi kebocoran freon atau buntunya saluran pipa freon. Untuk masalah seperti ini harus diperbaiki pipa sistem sirkulasi refrigeran.

b. Terjadi kerusakan pada kompresor yang mengakibatkan sirkulasi refrigran tidak maksimal, sehingga proses pendinginan akan berkurang bahkan tidak dingin sama sekali, hal ini tergantung dari seberapa parah kerusakan kompresor tersebut.

c.   Terjadi kebuntuan pada sistem refrigran yang mengakibatkan proses sirkulasi refrigran tidak lancar. Buntu pada sistem refrigran biasanya terjadi pada pipa kapiler, karena diameter lubang pipa kapileh lebih kecil daripada diameter pipa yang lainnya.

d.  Kerusakan pada rangkain kelistrikan yang meliputi seluruh komponen listrik seperti PTC, thermostat, dan overload motor protector (OMP). Komponen-komponen tersebut memiliki fungsi masing-masing yang sangat penting sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu komponen tersebut akan mengakibatkan kulkas tidak dingin. Cara mengatasinya adalah sebagai berikut :
 Jika kompresor tidak bekerja sama sekali, periksa tegangan input AC 220 V, apakah sudah masuk atau belum. Jika tegangan 220 VAC di terminal kabel ada tapi kompresor masih tidak bekerja, periksa PTC, thermostat dan overload relay pada kompresor atau overload motor p.
Jika kompresor ada respon tapi tidak mau start, hanya berdengung lalu mati saat panas. Coba diganti PTC starternya (jika kabel input ke kompresor 2 buah) atau kapasitonya (jika kabel input ada 3 buah). Namun sebagian kapasitor pada lemari pendingin letaknya agak jauh dari kompressor dan adakalanya tersembunyi di ruangan dalam lemari pendingin. Untuk hal ini perhatikan skema diagram kelistrikan pada lemari pendingin tersebut.

e. Pintu kulkas tidak tertutup dengan rapat hal ini biasanya terjadi karena karet pintu pada pintu kulkas sudah tidak rata atau sobek yang mengakibatkan udara dingin yang berada di dalam ruangan kulkas bertukar dengan udara di luar kulkas, sehingga mengakibatkan temperatur rendah di dalam ruangan kulkas sulit tercapai.

Gambar 1. Lemari pendingin (kulkas) 1 pintu

2.  Penyebab Kerusakan Kulkas 2 Pintu
         Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa terdapat 2 jenis kulkas, yaitu kulkas 1 pintu (yang bersalju/berbunga es) dan kulkas 2 pintu atau lebih (yang tidak bersalju/berbunga es). Nah penyebab yang sering kali terjadi pada unit kulkas 2 pintu sehingga mengakibatkan kulkas tersebut tidak dingin biasanya terjadi pada komponen dasar yang ada pada kulkas 2 pintu tersebut. Adapun komponen dasar yang terdapat pada kulkas 2 pintu dan cara mengatasinya dijelaskan sebagai berukut :
a.  Thermo Fuse
          Thermo fuse terletak atau menempel langsung pada evaporator kulkas. Cek thermo-fuse pada pintu atas letak kebanyakan evaporator saat ini, cabut kedua ujung kabel thermo-fuse tersebut kemudian hubungkan dengan multitester pada skala Ohm x1 atau x10, jika jarum multitester bergerak naik menunjuk suatu angka, berarti komponen themo-fuse masih normal, tetapi sebaliknya jika jarum multitester tidak bergerak naik sama sekali, berarti thermo-fuse rusak dan segera ganti dengan yang baru.

b.  Timer
          Timer kulkas terletak di berbagai macam tempat, seperti di samping kompressor kulkas dan juga ada yang di dalam pintu bawah kulkas berdampingan dengan thermostat lampu penerangan kulkas. Cek kondisi komponen tersebut dengan melepaskan ke-empat kabel yang terhubung dan satu hal jangan lupa beri tanda atau label pada kabel satu persatu, dengan maksud untuk memudahkan pemasangannya kembali. Pada body timer kulkas terdapat angka 1-2-3-4, pada kebanyakan timer kulkas 1 dan 3 adalah untuk arus motor rotary (berputarnya motor timer), test kaki yang nomor 1 dan 3 dengan menggunakan multitester (gunakan skala Ohm x10 atau x100) dan jika jarum bergerak naik menunjuk suatu angka, berarti kumparan motor timer masih baik, setelah itu coba hubungkan kedua kaki timer yang nomor 1 dan 3 ke sumber listrik langsung (220 Volt) kemudian lihat di body timer tersebut sebuah kotak kecil transparan dengan maksud untuk melihat putaran roda gigi, dan jika masih berputar berarti timer kulkas tersebut masih bisa dipakai tetapi kalau tidak berputar berarti harus diganti dengan yang baru.

c.  Thermo Defrost
          Thermo Defrost terletak pada Evaporator kulkas, untuk mengeceknya lepaskan kedua ujung kabel komponen tersebut kemudian pasang pada kulkas lain yang masih menyala atau masih digunakan dan letakan di suhu minus pada freezer, kemudian tinggalkan beberapa menit (kurang lebih 5 s/d 10 menit). Setelah itu test kedua ujung kabel tersebut dengan multitester pada skala Ohm x1 atau x10, jika jarum bergerak naik menunjuk suatu angka berarti masih normal (berfungsi), tetapi jika jarum tidak bergerak sama sekali berarti komponen tersebut sudah rusak dan ganti dengan yang baru.

d.  Motor Fan
          Motor Fan ini tersimpan di sekitar area dimana terletak Evaporator kulkas, untuk mengeceknya lepaskan kabel yang terhubung pada kedua kaki Motor Fan (non polaritas) kemudian ukur dengan multitester pada skala Ohm x10 atau x100, jika jarum bergerak naik menunjuk suatu angka, berarti kumparan (coil) tidak rusak atau terbakar (motor Fan masih berfungsi atau berputar). Kalau masih sangsi atau ragu-ragu, silahkan coba menghubungkan kedua kaki Motor fan tersebut dengan sumber listrik AC 220 volt, Jika tidak berputar itu berarti Motor Fan macet, silahkan perbaiki atau ganti dengan yang baru.

e.  Cooper Strainer (Filter Kulkas)
          Filter kulkas ini sering kali juga meyebabkan kulkas tidak dingin karena di dalamnya sudah terlalu kotor (timbul penyumbatan) sehingga mengganggu sirkulasi refrigrant (freon) yang juga melewati pipa kapiler (pipa kapiler adalah pipa dengan lubang yang diameternya sangat kecil, mulai dari 0.27″ 0.31″ 0.54″ dan 0.70″). Pipa kapiler berfungsi sebagai pengubah freon yang berwujud gas agar menjadi cair, didalam pipa kapiler freon berdesak-desakan lalu masuk ke dalam evaporator. Di dalam evaporator freon menguap dan mengambil panas, dengan semburan freon yang berbentuk cair. Sehingga pipa-pipa di evaporator menjadi dingin). Jika filter kulkas kotor atau sumbat sebaiknya lepaskan dan ganti dengan yang baru, karena tidak memungkinkan untuk dibersihkan.

f.  Kompresor
          Kompresor merupakan jantungnya kulkas, yang berfungsi sebagai pemompa sirkulasi refrigrant (freon). Timbulnya kerusakan pada kompresor kulkas antara lain disebabkan oleh :
 Tegangan listrik yang tidak stabil (naik turun) atau tegangan terlalu rendah sehingga kinerja kompresor menjadi berat (jika kondisi tegangan sumber listrik seperti itu sebaiknya pasang StaVolt / Stabilizer) untuk mengatasi tegangan yang tidak stabil tersebut,
- Beban muatan melebihi kapasitas kulkas,
- Kulkas terlalu dekat dengan dinding/tembok ruangan, beri jarak antara body kulkas dengan dinding minimal 30 cm untuk sirkulasi udara yang lebih baik,
- Terlalu lama membuka pintu kulkas, pastikan kedua pintu kulkas tertutup rapat saat sobat tinggalkan dalam waktu yang cukup lama..


Gambar 2. Lemari pendingin (kulkas) 2 pintu

1 komentar:

  1. saya juga ada nih artikelnya mengenai kulkas silahkan kunjungi service kulkas sidoarjo siapa tau bisa juga jadi referensi anda

    BalasHapus