• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Rabu, 11 November 2015

Instalasi Kontrol Motor Induksi 3 Fasa Sebagai Penggerak Pompa Air

          Pompa air untuk keperluan rumah tangga atau industri yang berskala besar biasanya motor penggeraknya menggunakan motor induksi 3 fasa berdaya besar. Untuk mengendalikan motor tersebut dapat dilakukan secara elektromagnetik dengan memasang peralatan kontrol seperti kontaktor magnet, motor protective switch, thermal overload relay, pressure switch, level switch, dan sebagainya. Berikut ini merupakan gambar-gambar instalasi motor listrik 3 fasa sebagai penggerak pompa air dengan berbagai macam pengendalian antara lain yaitu :

A. Instalasi motor pompa air menggunakan 1 buah motor induksi 3 fasa dengan kendali 1 buah pressure switch.

Gambar 1. Instalasi motor pompa air dengan kendali 1 buah pressure switch

Keterangan gambar :
F1 : Fuse
F7 : Pressure switch 3 kutub
Q1 : Motor protective switch dan thermal overload relay
M1 : Motor penggerak pompa
1.      Tangki air bertekanan
2.      Valve pompa
3.      Pipa bertekanan
4.      Pompa centrifugal
5.      Pipa hisap dengan filter
6.      Sumur

B. Instalasi motor pompa air menggunakan 1 buah motor induksi 3 fasa dengan kendali 1 buah level switch

Gambar 2. Instalasi motor pompa air dengan kendali 1 buah level switch

Keterangan gambar :
F1 : Fuse
F7 : Pressure switch 3 kutub
Q1 : Motor protective switch dan thermal overload relay
M1 : Motor penggerak pompa
HW : Level atas
LW : Level bawah
1.      Tali pengikat pelampung, beban penyeimbang, klem dan pulley
2.      Tangki penimbun
3.      Pipa bertekanan
4.      Pompa centrifugal
5.      Saluran keluaran (Output)
6.      Pipa hisap dengan filter
7.      Sumur

C. Instalasi motor pompa air menggunakan 1 buah motor induksi 3 fase dengan kendali 2 buah level switch

Gambar 3. Instalasi motor pompa air dengan kendali 2 buah level switch

Keterangan gambar :
F1 : Fuse
F2 : Thermal Overload Relay (Reset)
F8 dan F9 : Level switch 1 kutub
Q11 : Kontaktor magnet (Star-Delta)
S1 : Switch (Manual-Off-Auto)
M1 : Motor penggerak pompa
1.      Tali pengikat pelampung, beban penyeimbang, klem dan pulley
2.      Tangki penimbun
3.      Pipa bertekanan
4.      Pompa centrifugal
5.      Saluran keluaran (Output)
6.      Pipa hisap dengan filter
7.      Monitor level air sumur
8.      Sumur

D. Instalasi motor pompa air menggunakan 2 buah motor induksi 3 fase dengan kendali 2 buah level switch

Gambar 4. Instalasi 2 motor pompa air dengan kendali 2 level switch

Keterangan gambar :
Q1 : Motor protective switch
Q11 : Kontak level switch-1
Q12 : kontak level switch-2
F7 : Level switch-1
F8 : Level switch-2
F11 dan F21 : Fuse
F12 dan F22 : Thermal Overload Relay
M1 : Motor penggerak pompa-1
M2 : Motor penggerak pompa-2
1.      Tali terikat pelampung, beban penyeimbang, klem dan pulley
2.      Tangki penimbun
3.      Saluran pemasukan (Input)
4.      Pipa bertekanan
5.      Saluran keluaran (Output)
6.      Pompa centrifugal-1
7.      Pompa centrifugal-2
8.      Kopling (pulley dan belt) antara poros pompa dan motor penggerak
9.      Pipa hisap dengan filter
10.  Sumur

P1 Auto : Pompa-1 diprioritaskan yang bekerja, pompa-2 bekerja saat beban puncak
P2 Auto : Pompa-2 diprioritaskan yang bekerja, pompa-1 bekerja saat beban puncak
P1 + P2 : Pompa-1 atau Pompa-2 bekerja dengan kendali switch pelampung (level switch)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar