• Home
  • About Me
  • Katalog Buku
  • Video
  • Daftar Isi Buku

Kamis, 04 Juni 2015

Membuat Voltage Stabilizer Untuk Mobil/Motor

          Perlu sobat blogger ketahui bahwa fungsi pemasangan atau penambahan perangkat voltage stabilizer pada sistem pengisian accu pada mobil atau motor adalah untuk menstabilkan tegangan charger yang berasal dari dinamo (generator) mobil/motor menuju ke accumulator. Dengan tujuan agar accumlator, lampu-lampu dan peralatan kelistrikan lainnya menjadi lebih awet karena besar tegangannya stabil sesuai dengan tegangan peralatan kelistrikan pada mobil/motor tersebut dan tidak mungkin mengalami overvoltage.
          Perangkat voltage stabilizer ini bisa dibuat sendiri dengan biaya yang relatif murah, yang hanya terdiri dari beberapa komponen elektronik seperti elektrolit kondensator (Elco), kapasitor, resistor, LED, PCB, wadah (casing), kabel dan sepatu kabel (Cablescoon). Untuk lebih jelasnya skema rangkaian dan ukuran (spesifikasi) komponen-komponennya dapat dilihat pada gambar 1 dan gambar 2 di bawah ini. Sedangkan peralatan yang diperlukan untuk pembuatan perangkat voltage stabilizer ini antara lain adalah solder listrik dan kawat timah, multitester, tang potong, tang lancip (buaya), tang kombinasi, cutter dan obeng.

Gambar 1. Rangkaian voltage stabilizer untuk mobil/motor

Gambar 2. Komponen-komponen voltage stabilizer untuk mobil/motor

          Langkah-langkah pembuatan atau perakitan perangkat voltage stabilizer tersebut adalah sebagai berikut  :
1. Siapkan peralatan dan komponen-komponen yang diperlukan sesuai dengan spesifikasi ukuran pada skema rangkaian.
2. Buat jalur rangkaian pada PCB polos seperti pada gambar 3 dan gambar 4 di bawah ini dengan menggunakan spidol permanen atau cat, kemudian rendam ke dalam larutan FeCl.

Gambar 3. Jalur rangkaian tampak depan (atas) PCB

Gambar 4. Jalur rangkaian tampak belakang (bawah) PCB

3. Jika menggunakan PCB lubang-lubang buat jalur dengan menggunakan inti kabel NYA 1,5 mm atau 2,5 mm seperti pada gambar 5 di bawah ini.

Gambar 5. Jalur rangkaian menggunakan inti kabel NYA 1,5 mm atau 2,5 mm

4. Pasang komponen dengan measukkan kaki-kakinya pada lubang jalur PCB yang telah disediakan sesuai dengan skema rangkaian, kemduian solderlah dengan baik agar melekat kuat seperti terlihat pada gambar 6 berikut ini.

Gambar 6. Komponen-komponen voltage stabilizer yang telah terpasang pada PCB

5. Potong kabel serabut (NYAF) 4 mm berwarna merah dan hitam, masing-masing sepanjang 30 cm. Kemudian pasang sepatu kabel pada ujung-ujung kabel tersebut seperti terlihat pada gambar 7 berikut ini.

Gambar 7. Ujung-ujung kabel yang telah dipasang sepatu kabel

6. Pasang kabel warna merah untuk kutub positif dan kabel warna hitam untuk kutub negatif seperti terlihat pada gambar 8 berikut ini.

Gambar 8. Pemasangan kabel pada kutub-kutub rangkaian voltage stabilizer

7.  Kemas PCB rangkaian pada wadah (casing) yang telah disediakan seperti terlihat pada gambar 9 berikut ini.

Gambar 9. PCB rangkaian voltage stabilizer yang telah dikemas kedalam casing 

8. Uji coba perangkat voltage stabilizer dengan memberi sumber tegangan 12 VDC, hingga lampu LED menyala.seperti terlihat pada gambar 10 berikut ini.

Gambar 10 Uji coba voltage stabilizer hingga lampu LED menyala

9. Pasang perangkat voltage stabilizer paralel dengan kutub-kutub accumulator mobil/motor sesuai dengan skema yang ditunjukkan pada gambar 11 berikut ini.

Gambar 11. Skema pemasangan voltage stabilizer pada accu mobil/motor

1 komentar:

  1. Yang tepat itu utk aki 12V pakai MINICON , Komponennya sudah menggunakan teknologi jepang. Dijamin tidak akan meledak di colok melalui lighter, pakai kendaraan apa saja selama aki nya 12v.
    "GARANSI 10 TAHUN"
    Silahkan Call/W saya Loan di 081382831977

    BalasHapus