• Home
  • About Me
  • Katalog
  • Video
  • Daftar Isi

Kamis, 12 Maret 2015

Sensor Cahaya Light Dependent Resistor (LDR)

          Melanjutkan bahasan mengenai sensor cahaya, pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang sensor cahaya light dependent resistor atau biasa disingkat LDR. Untuk memahami tentang LDR silahkan sobat blogger simak uraian berikut ini. Sensor cahaya LDR adalah salah satu jenis resistor yang dapat mengalami perubahan resistansi apabila mengalami perubahan penerimaan cahaya. Besarnya nilai resistansi pada Sensor cahaya LDR tergantung pada besar kecilnya cahaya yang diterima oleh LDR itu sendiri. LDR merupakan alat atau sensor yang berupa resistor peka terhadap cahaya. Seperti halnya resistor konvensional, pemasangan LDR dalam suatu rangkaian sama persis seperti pemasangan resistor biasa. Bentuk dan simbol LDR dapat dilihat seperti pada gambar berikut :

Gamabr 1. Simbol dan bentuk LDR

Gambar 2. Bentuk nyata LDR

Prinsip Kerja LDR
          Resistansi Sensor cahaya LDR akan berubah seiring dengan perubahan intensitas cahaya yang mengenainya atau yang ada disekitarnya. Biasanya LDR terbuat dari cadmium sulfida yaitu bahan semikonduktor yang resistansinya berupah-ubah menurut banyaknya cahaya (sinar) yang mengenainya. Dengan bahan ini energi dari cahaya yang jatuh menyebabkan lebih banyak muatan yang dilepas atau arus listrik meningkat, artinya resistansi bahan telah mengalami penurunan. Resistansi LDR pada tempat gelap biasanya mencapai sekitar 10 MΩ, dan ditempat terang resistansi LDR turun menjadi hanya sekitar 150 Ω s/d 1 KΩ.

Aplikasi (Penggunaan) LDR
          Aplikasi sensor cahaya LDR dalam kehidupan nyata dapat digunakan sebagai :
-  Sensor pada rangkaian pendeteksi cahaya,
-  Sensor pada rangkaian saklar cahaya,
-  Sensor pada lampu otomatis,
-  Sensor pada robot line follower,
-  Sensor pada alarm brankas,
-  Sensor pada tracker cahaya matahari,
-  Sensor pada kontrol arah solar cell,
-  Sensor pada pembuka pintu garasi otomatis,
-  Sensor pada pengangkat jemuran otomatis,
Dan masih banyak lagi aplikasi rangkaian elektronika yang menggunakan LDR sebagai sensor cahaya.

Gambar 3. Rangkaian pendeteksi intensitas cahaya

Gambar 4. Rngkaian sensor intensitas cahaya sebagai input PLC

Gambar 5. Rangkaian saklar cahaya

Gambar 6. Rangkaian saklar lampu penerangan otomatis

Gambar 7.Rangkaian saklar lampu tidur otomatis

Gambar 8. Rangkaian robot line follower analog

Gambar 9. Rangkaian lilin elektronik dengan arduino

Karakteristik LDR
          Sensor cahaya LDR adalah suatu bentuk komponen yang mempunyai perubahan resistansi yang besarnya tergantung pada cahaya. Karakteristik LDR terdiri dari dua macam yaitu Laju Recovery dan Respon Spektral seperti yang diuraikan sebagai berikut : 

a. Laju Recovery Sensor Cahaya LDR
          Bila sebuah “Sensor Cahaya LDR” dibawa dari suatu ruangan dengan level kekuatan cahaya tertentu ke dalam suatu ruangan yang gelap, maka bisa kita amati bahwa nilai resistansi dari LDR tidak akan segera berubah resistansinya pada keadaan ruangan gelap tersebut. Namun LDR tersebut hanya akan bisa mencapai harga di kegelapan setelah mengalami selang waktu tertentu. Laju recovery merupakan suatu ukuran praktis dan suatu kenaikan nilai resistansi dalam waktu tertentu. Harga ini ditulis dalam satuan K/detik, untuk LDR tipe arus harganya lebih besar dari 200 K/detik (selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 100 lux), kecepatan tersebut akan lebih tinggi pada arah sebaliknya, yaitu pindah dari tempat gelap ke tempat terang yang memerlukan waktu kurang dari 10 ms (milidetik) untuk mencapai resistansi yang sesuai dengan level cahaya 400 lux.

Gambar 10. Karakteristik LDR

b. Respon Spektral Sensor Cahaya LDR
          Sensor cahaya LDR tidak mempunyai sensitivitas yang sama untuk setiap panjang gelombang cahaya yang jatuh padanya (yaitu warna). Bahan yang biasa digunakan sebagai penghantar arus listrik yaitu emas, perak, tembaga, aluminium dan baja. Dari kelima bahan tersebut biasanya tembaga yang dipilih sebagai bahan penghantar arus listrik pada sensor cahaya LDR, karena disamping mempunyai daya hantar yang baik, harganya cukup terjangkau.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar