Baking Pan Listrik
merupakan peralatan listrik rumah tangga yang termasuk dalam kelompok pemanas,
karena fungsi dari pada baking pan tersebut adalah untuk memanaskan atau
memasakan adonan kue yang telah dituangkan ke dalam pan cetakan dan dimasukan
ke dalamnya. Baking Pan Listrik ini biasanya digunakan oleh ibu-ibu rumah
tangga untuk membuat kue basah seperti kue bolu, kue tart, black foreest
ataupun kue lapis legit.
A. Jenis-Jenis Baking Pan Listrik
Menurut bentuk fisiknya
baking pan listrik dapat dikelompokan menjadi dua macam yaitu Baking Pan Listrik
bentuk bulat dan Baking Pan Listrik bentuk kotak persegi seperti terlihat pada
gambar di bawah ini.
Gambar 1. Baking Pan Listrik bentuk bulat
Gambar 2. Baking Pan Listrik bentuk kotak persegi
Sedangkan menurut daya elemen pemanasnya Baking Pan
Listrik terdapat dua macam yaitu Baking Pan Listrik dengan daya listrik 350
watt dan 450 watt dengan tegangan 220 volt AC.
B. Elemen
Pemanas Baking Pan Listrik
Elemen pemanas merupakan
bagian vital dari sebuah Baking Pan Listrik, karena melalui elemen pemanas
inilah baking pan dapat menghasilkan energi panas sehingga dapat memasakan
adonan kue. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa di pasaran elemen
pemanas ini tersedia dalam dua ukuran daya listrik yaitu 350 watt dan 450 watt
dengan tegangan 220 volt AC. Elemen pemanas ini terbuat dari kawat nicrom yang
dililit berbentuk spiral dan diisolasi dengan manik-manik batu keramik tahan
panas seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
Gambar 3. Elemen Pemanas Baking Pan yang telah tersedia di pasaran
Oleh karena seringnya frekuensi pemakaian baking
pan, maka elemen pemanas ini sering mengalami kerusakan atau putus yang
disebabkan antara lain oleh pemuaian panas, hempasan, hubung singkat
(konsleting antara phasa dan neutral). Jika elemen pemanas putus atau rusak
cara yang paling mudah adalah mengganti dengan elemen pemanas baru yang sudah tersedia
di pasaran, tentunya harus disesuaikan dengan spesifikasi elemen pemanas yang
lama. Tetapi jika tidak menemukan elemen pemanas yang sesuai dijual di pasaran,
kita dapat membuatnya sendiri dengan menggunakan kawat nicrom.
Berdasarkan perhitungan rumus : R = (L x ρ) / q, dimana R = tahanan
kawat nicrom (Ohm), L = panjang kawat nicrom (meter), ρ = tahanan jenis kawat
nicrom dan q = luas penampang kawat nicrom (mm²). Maka didapatkan angka-angka
sebagai berikut :
- Jika
menggunakan kawat nicrom berdiameter 0,3 mm, untuk kapasitas daya elemen
pemanas 350 watt diperlukan kawat nicrom sepanjang 9 meter, sedangkan untuk
kapasitas daya elemen pemanas 450 watt diperlukan kawat nicrom sepanjang 7
meter.
- Jika
menggunakan kawat nicrom berdiameter 0,25 mm, untuk kapasitas daya elemen
pemanas 350 watt diperlukan kawat nicrom sepanjang 6,5 meter, sedangkan untuk
kapasitas daya elemen pemanas 450 watt diperlukan kawat nicrom sepanjang 5
meter.
- Jika
menggunakan kawat nicrom berdiameter 0,2 mm, untuk kapasitas daya elemen
pemanas 350 watt diperlukan kawat nicrom sepanjang 4 meter, sedangkan untuk
kapasitas daya elemen pemanas 450 watt diperlukan kawat nicrom sepanjang 3
meter.
Selanjutnya kawat nicrom
sepanjang yang tersebut di atas digulung atau dililit seperti spiral dengan
diameter sekitar 2 mm, kemudian diisolasi atau dimasuki manik-manik keramik
tahan panas sampai kawat nicrom spiral tersebut tidak nampak lagi (tertutup
habis) dan terakhir kedua ujung kawat nicrom spiral tersebut dibulatkan dengan diameter
sebesar diameter terminal kontak baking pan, seperti yang terlihat pada gambar
berikut ini.
Gambar 4. Elemen Pemanas Baking
Pan yang telah dililit berbentuk spiral

